MTsN 7 Bantul Gelar Lapor Diri Jalur Tahfidz Terpadu PMBM 2026
Bantul (MTsN 7 Bantul) — MTsN 7 Bantul melaksanakan kegiatan lapor diri bagi orang tua dan calon murid yang telah dinyatakan diterima melalui Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) pada Rabu (11/03/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di ruang perpustakaan MTsN 7 Bantul.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan proses registrasi oleh orang tua dan calon murid. Pada
tahap ini peserta melengkapi berkas administrasi berupa fotokopi Kartu Keluarga
(KK), fotokopi akta kelahiran, serta pas foto ukuran 3x4 cm sebagai bagian dari
persyaratan lapor diri.
Setelah
proses registrasi selesai, orang tua dan calon murid diarahkan untuk berkumpul
di ruang perpustakaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan
dari Kepala MTsN 7 Bantul, penjelasan pengisian surat pernyataan oleh Ketua
PMBM, pengisian surat pernyataan oleh orang tua dan calon murid, sesi
wawancara, hingga penutup.
Dalam
sambutannya, Kepala MTsN 7 Bantul, Bapak Hidayat, menyampaikan apresiasi
sekaligus harapan kepada para calon murid yang telah berhasil melalui proses
seleksi.
“Selamat
kepada calon murid yang telah dinyatakan lolos tahap 1 dan tahap 2. Kami
berharap kalian dapat bergabung dan berkembang bersama MTsN 7 Bantul. Semoga
capaian tahfidznya dapat terus bertambah, minimal mencapai 10 juz. InsyaAllah
kami juga siap membantu mencarikan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
serta peluang beasiswa,” ungkap Hidayat.
Salah
satu panitia PMBM, Apriliya Nur Muti’ah, menjelaskan bahwa kegiatan lapor diri
ini merupakan tahap penting untuk memastikan kesiapan calon murid maupun orang
tua sebelum resmi bergabung dengan MTsN 7 Bantul.
“Kegiatan
lapor diri ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi sekaligus
memberikan pemantapan kepada orang tua dan calon murid terkait komitmen
mengikuti program Tahfidz Terpadu di MTsN 7 Bantul,” jelas Apriliya.
Pada
sesi wawancara, orang tua dan calon murid dipanggil secara bergiliran untuk
bertemu dengan tiga guru pewawancara. Wawancara dilakukan di ruang perpustakaan
dengan materi yang berkaitan dengan informasi latar belakang calon murid,
pemantapan komitmen, serta kesiapan mengikuti program pendidikan dan pembinaan
tahfidz di MTsN 7 Bantul.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan terjalin kesepahaman antara pihak madrasah dan orang tua dalam
mendukung proses pendidikan serta pengembangan kemampuan tahfidz para calon
murid di MTsN 7 Bantul.(muti_Art)



Tidak ada komentar
Posting Komentar