Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MTsN 7 Bantul Gelar Lapor Diri Jalur Tahfidz Terpadu PMBM 2026

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — MTsN 7 Bantul melaksanakan kegiatan lapor diri bagi orang tua dan calon murid yang telah dinyatakan diterima melalui Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) pada Rabu (11/03/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di ruang perpustakaan MTsN 7 Bantul.



    Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi oleh orang tua dan calon murid. Pada tahap ini peserta melengkapi berkas administrasi berupa fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi akta kelahiran, serta pas foto ukuran 3x4 cm sebagai bagian dari persyaratan lapor diri.

    Setelah proses registrasi selesai, orang tua dan calon murid diarahkan untuk berkumpul di ruang perpustakaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan dari Kepala MTsN 7 Bantul, penjelasan pengisian surat pernyataan oleh Ketua PMBM, pengisian surat pernyataan oleh orang tua dan calon murid, sesi wawancara, hingga penutup.

    Dalam sambutannya, Kepala MTsN 7 Bantul, Bapak Hidayat, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan kepada para calon murid yang telah berhasil melalui proses seleksi.

    “Selamat kepada calon murid yang telah dinyatakan lolos tahap 1 dan tahap 2. Kami berharap kalian dapat bergabung dan berkembang bersama MTsN 7 Bantul. Semoga capaian tahfidznya dapat terus bertambah, minimal mencapai 10 juz. InsyaAllah kami juga siap membantu mencarikan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta peluang beasiswa,” ungkap Hidayat.

    Salah satu panitia PMBM, Apriliya Nur Muti’ah, menjelaskan bahwa kegiatan lapor diri ini merupakan tahap penting untuk memastikan kesiapan calon murid maupun orang tua sebelum resmi bergabung dengan MTsN 7 Bantul.

    “Kegiatan lapor diri ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi sekaligus memberikan pemantapan kepada orang tua dan calon murid terkait komitmen mengikuti program Tahfidz Terpadu di MTsN 7 Bantul,” jelas Apriliya.

    Pada sesi wawancara, orang tua dan calon murid dipanggil secara bergiliran untuk bertemu dengan tiga guru pewawancara. Wawancara dilakukan di ruang perpustakaan dengan materi yang berkaitan dengan informasi latar belakang calon murid, pemantapan komitmen, serta kesiapan mengikuti program pendidikan dan pembinaan tahfidz di MTsN 7 Bantul.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kesepahaman antara pihak madrasah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan serta pengembangan kemampuan tahfidz para calon murid di MTsN 7 Bantul.(muti_Art)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728