Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Guru MTsN 7 Bantul Ikuti Sosialisasi Kantin Sehat di DLH Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan peserta didik, perwakilan guru MTs Negeri 7 Bantul, Yaniasti Putri Prabandari, menghadiri kegiatan sosialisasi kantin sehat yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul. Acara yang berlangsung pada Kamis, 16 April 2026 ini, menjadi langkah strategis bagi madrasah dalam mengintegrasikan pola hidup bersih dan sehat ke dalam ekosistem pendidikan. Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Ibu Iswati dan Ibu Sumarsih, yang secara komprehensif memaparkan urgensi standarisasi kantin di lingkungan sekolah. Kehadiran MTsN 7 Bantul dalam forum ini menegaskan bahwa pihak madrasah sangat serius dalam memantau asupan nutrisi siswa serta memastikan bahwa sarana pendukung pembelajaran senantiasa sejalan dengan prinsip-prinsip kesehatan publik yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Dalam
sesi pemaparan materi, Ibu Iswati dan Ibu Sumarsih menekankan bahwa keberadaan
kantin sehat bukan sekadar pelengkap fasilitas, melainkan faktor krusial yang
memengaruhi produktivitas dan kualitas kesehatan jangka panjang bagi para
siswa. Berdasarkan data lapangan yang dibahas, saat ini masih ditemukan
tantangan besar berupa peredaran makanan yang kurang higienis serta tingginya
ketergantungan terhadap penggunaan kemasan plastik sekali pakai di lingkungan
sekolah. Para narasumber menegaskan perlunya transformasi tata kelola kantin
menuju sistem yang lebih ramah lingkungan, di antaranya melalui pengelolaan
limbah yang terintegrasi dan pemilihan bahan pangan lokal yang bebas dari zat
aditif berbahaya. Sebagai pengayaan, kegiatan ini juga membedah best practice
dari SMA Negeri 1 Bantul yang telah sukses mengimplementasikan manajemen kantin
sehat secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi rujukan nyata bagi
sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Bantul.
Bagi
MTs Negeri 7 Bantul, partisipasi aktif Yaniasti Putri Prabandari dalam
sosialisasi ini merupakan bagian integral dari upaya menyukseskan Program
Adiwiyata yang tengah dijalankan oleh madrasah. Dengan mengadopsi standar
kantin sehat, MTsN 7 Bantul berupaya menciptakan lingkungan belajar yang tidak
hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang
tinggi. Implementasi dari hasil sosialisasi ini diharapkan mampu meminimalisir
produksi sampah plastik di lingkungan madrasah serta menjamin keamanan pangan
bagi seluruh warga sekolah. Melalui kolaborasi antara pendidik, pengelola
kantin, dan Dinas Lingkungan Hidup, diharapkan tercipta sinergi positif yang
mendorong lahirnya generasi muda yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan
kelestarian alam sekitar, sekaligus memperkokoh posisi MTsN 7 Bantul sebagai
institusi pendidikan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.(putri)



Tidak ada komentar
Posting Komentar