Bantul (MTsN 7
Bantul) - Diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha, hari ini Kamis (15/01) MTsN 7
Bantul mengadakan pengajian peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Bertempat
di Hall gedung utama MTsN 7 Bantul seluruh murid kelas VII sampai dengan IX didampingi
guru dan pegawai tampak khusyu’ mengikuti rangkaian pengajian dari awal sampai
akhir. Diawali pembacaan sholawat Nabi SAW yang dipimpin oleh Isnan Rosyid
ketua tim keagamaan MTsN 7 Bantul, dilanjutkan sambutan dan arahan dari Kepala
MTsN 7 Bantul, Hidayat. Dalam sambutannya Hidayat berharap agar momentum Isra
Mikraj Nabi Muhammad SAW menumbuhkan keimanan yang kuat dalam diri seorang
muslim. ”Anak-anakku semua, ketahuilah bahwa peristiwa Isra Mikraj ini adalah
bukti kekuasaan dan kebesaran Allah SWT, banyak hikmah dan pelajaran yang dapat
kita ambil, oleh karena itu anak-anak harus memperhatikan dengan baik dan
serius pengajian yang nanti akan disampaikan oleh Ustadz kita yaitu Kak Puji
Kurniawan”, kata Hidayat.

Pengajian Isra Mikraj
Nabi Muhammad SAW kali ini menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Puji
Kurniawan dari Yogyakarta. Dalam ceramahnya Ustadz Puji Kurniawan mengisahkan
tentang peristiwa Isra Mikraj dan hikmah yang ada di dalamnya. ”Allah
memuliakan Kanjeng Nabi Muhammad SAW dengan memperjalankan di suatu malam dari
masjidil Haram Mekah ke MasjidiI Aqsa di Palestina, kemudian di perjalankan
lagi menuju ke Sidrotul Muntaha tempat yang tinggi dan sangat mulia untuk
menerima perintah langsung dari Allah SWT yaitu sholat wajib”, terang Kak Puji.
Ditambahkan pula orang yang beriman pasti akan menjaga, menjalankan dan
meningkatkan kualitas sholat lima waktu. Dengan sholat yang khusyu’ niscaya
kita akan terjauhkan dari perbuatan keji dan munkar.
.jpeg)
Isnan Rosyid guru
Bimbingan Konseling (BK) juga mengingatkan bahwa sholat akan mampu merubah
karakter yang lebih baik. ”Sholat yang berkualitas akan menjadikan hati kita
tenang dan akal kita semakin sehat, tidak mudah marah dan membuat semangat
untuk beramal sholih”, terang Isnan Rosyid. Diharapkan para siswa untuk terus
melatih diri memperbaiki sholat, kalau di madrasah akan mendapatkan
pendampingan dari para guru dan saat dirumah tentu saja orang tua harus selalu
mengingkatkan dan mendokan agar putra-putrinya menjadi anak yang ahli ilmu dan
kebaikan.(khan)
Tidak ada komentar
Posting Komentar