Hiasi Nuansa Ramadan 1447 H melalui Karya: Kolaborasi Fikih dan SBK MTsN 7 Bantul dalam Pembuatan Miniatur Masjid
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Dalam rangka menghidupkan nilai-nilai Ramadan 1447 H melalui pembelajaran bermakna, seluruh siswa kelas VIII A–F MTs Negeri 7 Bantul mengikuti kegiatan kokurikuler Fikih yang dikolaborasikan dengan mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Kegiatan pembuatan miniatur masjid ini dimulai menjelang ramadhan hingga pekan pertama ramadhan di lingkungan MTsN 7 Bantul sebagai wujud integrasi antara pemahaman keagamaan dan kreativitas seni siswa.
Kegiatan
yang melibatkan seluruh siswa kelas VIII ini didampingi oleh guru Fikih dan
guru SBK. Melalui proyek tersebut, siswa tidak hanya menghasilkan karya
estetis, tetapi juga diajak memahami kedudukan masjid dalam perspektif Fikih,
khususnya sebagai pusat ibadah dan pembinaan keimanan selama Ramadan.
Dalam
kajian Fikih, Ramadan merupakan momentum peningkatan kualitas ibadah, seperti
shalat berjamaah, i’tikaf, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai amal kebajikan
yang dianjurkan untuk dilaksanakan di masjid. Oleh karena itu, pembuatan
miniatur masjid menjadi media reflektif agar siswa memahami bahwa masjid bukan
sekadar bangunan, melainkan pusat penguatan iman, ukhuwah, dan pembiasaan
ibadah.
Kegiatan
ini dilaksanakan secara berkelompok di kelas masing-masing dengan memanfaatkan
berbagai bahan kreatif dan ramah lingkungan. Siswa merancang desain, menyusun
struktur bangunan, hingga menghias miniatur masjid dengan nuansa Ramadan.
Proses tersebut melatih kerja sama, ketelitian, serta menumbuhkan kecintaan
terhadap syiar Islam.
Guru
Fikih MTsN 7 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan kokurikuler ini bertujuan
menghadirkan pembelajaran kontekstual, sehingga materi fikih Ramadhan tidak
hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui pengalaman nyata.
Dengan demikian, siswa diharapkan semakin sadar pentingnya memakmurkan masjid
sebagai implementasi ajaran fikih dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak
madrasah juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas mata pelajaran menjadi langkah
strategis dalam membentuk peserta didik yang religius, kreatif, dan
kolaboratif. Suasana Ramadan 1447 H pun terasa lebih bermakna karena siswa
belajar sambil menginternalisasi nilai ibadah melalui karya.




Tidak ada komentar
Posting Komentar