Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kreativitas Murid Kelas IX F MTsN 7 Bantul Tuangkan Identitas Diri dalam Proyek Jurnal Visual

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — Suasana pembelajaran Seni Budaya di MTsN 7 Bantul pada Kamis, 26 Februari 2026, berlangsung semarak dan penuh kreativitas. Murid kelas IX F pada jam pelajaran ke-3 dan ke-4 tampak antusias mengerjakan proyek pembuatan jurnal visual menggunakan buku gambar A4.



    Kegiatan diawali dengan membuat sketsa menggunakan pensil. Dengan penuh ketelitian, murid menuangkan ide dan konsep visual mereka sebelum melanjutkan ke tahap pewarnaan. Beragam media digunakan secara bebas sesuai kreativitas masing-masing, mulai dari crayon, pensil warna, hingga spidol. Menariknya, murid juga memanfaatkan HP sebagai acuan untuk mencari referensi visual, memperkaya ide, dan memperdalam eksplorasi desain mereka.

    Jurnal visual yang dibuat berisi informasi personal murid, seperti tanggal lahir, hobi, makanan favorit, cita-cita, serta hal-hal yang merepresentasikan jati diri mereka. Setiap halaman menjadi ruang ekspresi yang unik, mencerminkan karakter dan kreativitas masing-masing murid.

    Secara umum, jurnal visual merupakan catatan kreatif yang memadukan gambar, warna, simbol, dan teks sebagai media untuk merekam gagasan, pengalaman, maupun refleksi diri. Dalam konteks pembelajaran, jurnal visual berfungsi sebagai sarana eksplorasi ide, pengembangan kreativitas, serta media komunikasi visual.

    Proyek ini bertujuan melatih kemampuan berpikir kreatif, memperkuat ekspresi diri, serta meningkatkan kepekaan estetika murid. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam mengembangkan keterampilan menggambar, keberanian berekspresi, kemampuan merancang komposisi visual, serta membangun rasa percaya diri.


    Guru pengampu Seni Budaya, Apriliya Nur Muti'ah, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat belajar murid.

    "Melalui jurnal visual, murid tidak hanya belajar menggambar, tetapi juga belajar mengenali diri sendiri, mengekspresikan identitas, dan mengkomunikasikan cerita personal mereka secara kreatif. Saya sangat bangga melihat antusiasme dan keberanian mereka dalam berkarya," ujarnya.

    Pembelajaran berbasis proyek seperti ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, sekaligus mendorong murid untuk lebih aktif, reflektif, dan kreatif.(muti_Art)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728