Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Teknisi MTsN 7 Bantul Lakukan Troubleshooting demi Kelancaran Try Out TKA

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Pelaksanaan try out Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MTsN 7 Bantul pada Kamis, 05 Maret 2026, berlangsung lancar berkat kesigapan tim teknisi dalam melakukan troubleshooting perangkat komputer. Ujian yang digelar di Laboratorium Komputer MTsN 7 Bantul ini menjadi penutup rangkaian try out TKA dengan mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai materi yang diujikan.



    MTsN 7 Bantul menyelenggarakan try out TKA sebagai bagian dari persiapan siswa menghadapi asesmen akademik. Pada hari terakhir pelaksanaan, mata pelajaran Bahasa Inggris diujikan kepada peserta didik dalam tiga sesi. Try out ini bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus membiasakan mereka dengan sistem ujian berbasis komputer. Namun, menjelang dimulainya sesi pertama, beberapa perangkat komputer mengalami kendala teknis. Permasalahan tersebut meliputi koneksi jaringan yang kurang stabil dan beberapa unit komputer yang tidak dapat masuk ke sistem ujian. Situasi ini segera direspons cepat oleh teknisi madrasah.

    Tim teknisi MTsN 7 Bantul menjadi garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelaksanaan ujian. Dengan sigap, mereka melakukan pengecekan perangkat, memperbaiki koneksi jaringan, serta memastikan seluruh komputer dapat digunakan oleh peserta. Selain teknisi, panitia try out TKA, pengawas ruang, serta peserta didik turut berperan dalam menjaga ketertiban pelaksanaan ujian. Koordinasi yang baik antarpetugas membuat kendala teknis dapat segera teratasi tanpa mengganggu jalannya ujian secara signifikan.

    Try out TKA dilaksanakan di Laboratorium Komputer MTsN 7 Bantul pada Kamis, 05 Maret 2026. Sesi pertama dijadwalkan pukul 07.30–09.00 WIB, sesi kedua pukul 09.30–11.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 11.30–13.00 WIB. Pada pukul 07.45 WIB, teknisi masih terlihat melakukan pengecekan ulang untuk memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal. Berkat upaya cepat tersebut, pelaksanaan sesi pertama dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

    Sejak pagi hari, tim teknisi yang beranggotakan Eryanto Mahmudi dan Rara Amilia telah bersiaga di laboratorium komputer. Ketika ditemukan beberapa unit perangkat yang bermasalah, mereka segera melakukan troubleshooting. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pemeriksaan kabel jaringan, restart sistem, pengecekan server lokal, hingga penggantian perangkat yang mengalami gangguan. Tindakan cepat ini membuahkan hasil. Peserta dapat mengakses soal Bahasa Inggris sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selama sesi pertama berlangsung, teknisi tetap siaga di ruang laboratorium untuk mengantisipasi kendala lanjutan.

    Memasuki sesi kedua dan ketiga, pelaksanaan ujian berjalan semakin lancar. Siswa terlihat fokus mengerjakan soal, sementara pengawas memastikan suasana tetap kondusif. Tidak ada gangguan teknis berarti hingga berakhirnya sesi ketiga pada pukul 13.00 WIB.

    Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran terakhir menjadi penutup rangkaian try out TKA yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya. Dengan selesainya sesi ketiga, seluruh rangkaian try out resmi ditutup.

    Pihak madrasah mengapresiasi kinerja tim teknisi yang telah bekerja cepat dan profesional. Kesiapan infrastruktur teknologi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan ujian berbasis komputer. Salah satu panitia menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan tryout hari ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak. “Teknisi bergerak cepat ketika ada kendala, sehingga siswa tetap bisa mengerjakan ujian sesuai jadwal. Ini menunjukkan komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

    Pelaksanaan try out TKA di MTsN 7 Bantul tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga membuktikan pentingnya kesiapan teknologi dan sumber daya manusia. Dengan dukungan teknisi yang sigap, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan lancar hingga akhir. Keberhasilan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menghadapi ujian sesungguhnya, sekaligus memperkuat sistem pelaksanaan ujian berbasis digital di lingkungan madrasah.(ery)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728