Dua Guru MTsN 7 Bantul Laksanakan Pengawasan TKA di SMP Negeri 1 Piyungan
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Guru Bahasa Arab dan Akidah Akhlak MTs Negeri 7 Bantul, Laila Maftuhah dan Nanik Al-Inayah, melaksanakan tugas sebagai pengawas dalam kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP/MTs yang berlangsung pada Rabu–Kamis, 8–9 April 2026 di SMP Negeri 1 Piyungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan tertib, objektif, dan sesuai prosedur.
TKA
tingkat SMP/MTs di wilayah Kapanewon Piyungan dilaksanakan selama dua hari
dengan sistem pengawasan silang antar sekolah/madrasah dalam satu kelompok
kerja (pokja). Kapanewon Piyungan termasuk dalam Pokja 15 yang mencakup enam
sekolah/madrasah, yaitu SMP Negeri 1 Piyungan, SMP Negeri 2 Piyungan, MTs
Negeri 7 Bantul, SMP Muhammadiyah Piyungan, SMP Pembangunan Piyungan, MTs
Hasyim Asy’ari, dan MTs Ponpes Ibnul Qoyyim Putra.
Laila
Maftuhah bersama tujuh guru lainnya dari sekolah/madrasah di Pokja 15 mendapat
penugasan sebagai pengawas di SMP Negeri 1 Piyungan. Pada hari pertama
pelaksanaan, kegiatan diawali dengan briefing oleh kepala sekolah, Dra. Sri
Lestari, M.Pd., yang memberikan arahan terkait teknis pengawasan serta
menekankan pentingnya sikap ramah kepada peserta ujian.
“Pengawas
begitu ramah dan perhatian kepada siswa. Sehingga mereka merasa nyaman dan bisa
menjawab soal dengan tenang,” ujar Sri Lestari dalam sambutan penutup di hari
terakhir TKA.
Pelaksanaan
TKA di SMP Negeri 1 Piyungan menggunakan empat ruang ujian, dengan
masing-masing ruang diawasi oleh dua pengawas. Ujian dibagi menjadi dua sesi,
yakni sesi pertama pukul 07.00–08.45 WIB dan sesi kedua pukul 09.15–11.00 WIB.
Peserta diwajibkan hadir 15 menit sebelum ujian dimulai untuk persiapan dan
verifikasi wajah. Sebelum ujian berlangsung, pengawas juga membacakan tata
tertib kepada seluruh peserta.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan TKA 2026 menerapkan sistem pengawasan tambahan, di mana para pengawas turut diawasi oleh penyelia dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten/Kota melalui platform Zoom Meeting. Dalam satu hari, penyelia melakukan satu kali pengecekan dan verifikasi guna menjaga efektifitas serta meminimalkan gangguan selama ujian berlangsung.




Tidak ada komentar
Posting Komentar