Kreativitas Siswa Kelas VIII D MTsN 7 Bantul melalui Praktik Pewarna Alami
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Senin, 13 April 2026, kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kelas VIII D MTsN 7 Bantul pada jam ke-6 hingga ke-7 diisi dengan praktik menarik dalam mata pelajaran Seni Budaya. Pada kesempatan ini, siswa melaksanakan praktik membuat pewarna dari bahan alam dan mengaplikasikannya pada kertas gambar ukuran A4 serta kanvas.
Kegiatan
diawali dengan pembagian kelompok, di mana satu kelas dibagi menjadi 7 kelompok
yang masing-masing terdiri dari 4 hingga 5 siswa. Setiap kelompok memiliki
tanggung jawab menyiapkan warna sesuai jumlah anggotanya. Sebagai contoh,
kelompok dengan 4 anggota menghasilkan 4 variasi warna yang berbeda.
Bahan
pewarna yang digunakan berasal dari tumbuhan yang telah dibawa siswa dari
rumah. Beragam bahan alami dimanfaatkan, seperti daun pepaya untuk menghasilkan
warna hijau, daun jati dan bunga kertas untuk warna merah, kunyit untuk warna
kuning hingga oranye, serta bunga telang untuk warna ungu. Keberagaman bahan
ini memberikan pengalaman eksplorasi warna yang menarik bagi siswa.
Proses
pembuatan warna dilakukan secara sederhana namun sarat makna. Daun dan bunga
yang telah dikumpulkan dihaluskan menggunakan alat sederhana. Setelah
ditambahkan sedikit air, bahan tersebut diperas hingga menghasilkan cairan
berwarna alami yang siap digunakan.
Selanjutnya,
siswa mengaplikasikan warna-warna tersebut pada kertas gambar A4 dan kanvas
menggunakan kuas dengan berbagai ukuran. Setiap kelompok menunjukkan
kreativitas masing-masing dalam mengolah warna dan menciptakan karya seni yang
unik.
Guru
pengampu mata pelajaran Seni Budaya, Apriliya Nur Muti'ah, menyampaikan bahwa
kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan
bermakna.
"Melalui
kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal dan memanfaatkan bahan alam di
sekitar sebagai media berkarya seni. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini
juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pentingnya kerja sama
dalam kelompok," ungkapnya.
Adapun tujuan dari pembelajaran ini adalah agar siswa mampu memahami proses pembuatan pewarna alami, mengenal berbagai sumber warna dari alam, serta mengembangkan keterampilan dalam mengaplikasikan warna pada media seni. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan melatih kemampuan berpikir kreatif, kolaboratif, dan problem solving.
Manfaat
yang dirasakan siswa tidak hanya pada aspek keterampilan seni, tetapi juga pada
pembentukan karakter. Siswa belajar bekerja sama, menghargai pendapat teman,
serta lebih peduli terhadap pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.
Dengan adanya praktik ini, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk berkarya, mampu melihat potensi lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi, serta memahami bahwa seni dapat diciptakan dari bahan sederhana yang ramah lingkungan.(muti_Art)

.jpeg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar