Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MGMP PJOK MTs se-Kabupaten Bantul Gelar Pertemuan Rutin untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Bantul menggelar pertemuan rutin pada Senin (27/4). Kegiatan yang diadakan di MTs Negeri 8 Bantul ini berlangsung dari pukul 12.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh para guru PJOK yang ditugaskan oleh kepala madrasah masing-masing. Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk berdiskusi, berbagi praktik baik, serta menyelaraskan langkah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di wilayah Bantul.



    Kegiatan MGMP kali ini diselenggarakan atas inisiatif dari koordinator MGMP PJOK Kabupaten Bantul, Dian Windiani Siwi. Dalam undangannya yang bernomor 026/MGMP.MTs.Btl/PJOK/04/2026, panitia menekankan pentingnya kehadiran para guru sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi profesional. Fokus utama pertemuan adalah pembinaan dari koordinator mapel PJOK, Bapak Imam Samroni, membahas isu-isu aktual dalam pembelajaran PJOK, termasuk evaluasi pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), penyusunan materi ajar yang inovatif, serta penanganan tantangan di lapangan seperti keterbatasan sarana prasarana olahraga di beberapa madrasah.

    Pertemuan rutin MGMP ini memiliki peran vital dalam ekosistem pendidikan madrasah. Selain menjadi forum silaturahmi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana peningkatan kompetensi guru melalui diskusi kolegial. Dengan berkumpul secara periodik, para guru PJOK diharapkan dapat saling menginspirasi, menyamakan persepsi tentang standar kompetensi lulusan, dan merancang program kegiatan siswa yang tidak hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga membangun karakter sesuai nilai-nilai Islam dan ke-Indonesiaan.

    Keberlangsungan MGMP PJOK MTs se-Kabupaten Bantul mencerminkan komitmen bersama antara Kantor Kementerian Agama Bantul dan para pendidik dalam mewujudkan pendidikan yang holistik. Melalui forum ini, diharapkan lahir inovasi-inovasi pembelajaran yang menjadikan PJOK bukan sekadar mata pelajaran pelengkap, melainkan pilar penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan berakhlak mulia. Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan terus diperkuat guna mendukung visi pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing.(DWS)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728