Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Siapkan PMBM Berkualitas, Waka Kesiswaan MTsN 7 Bantul Ikuti Koordinasi PMBM Kanwil Kemenag DIY

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Negeri 7 Bantul, Faisal Chabib, menghadiri kegiatan koordinasi penerimaan murid baru (PMB) madrasah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium MAN 3 Sleman dan diikuti oleh perwakilan madrasah dari berbagai wilayah di DIY.



    Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar satuan pendidikan madrasah dalam pelaksanaan PMB tahun pelajaran 2026/2027. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang diskusi terkait kebijakan terbaru, mekanisme seleksi, serta strategi peningkatan kualitas layanan penerimaan peserta didik baru.

    Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kementerian Agama DIY, Anita Isdarmini, bertindak sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Ia menyampaikan, “Koordinasi ini juga penegasan ulang agar PMBM sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.”

    Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama DIY, Sigit Purnomo, turut memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia mengajak seluruh madrasah untuk mempersiapkan proses penerimaan dengan sebaik-baiknya. “Mari kita siapkan PMBM agar sesuai regulasi, agar bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

    Faisal Chabib, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini sangat penting sebagai bekal dalam mempersiapkan pelaksanaan PMB di MTs Negeri 7 Bantul. “Kegiatan ini memberikan banyak informasi dan arahan yang sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta strategi promosi madrasah,” ujarnya.

    Ia juga berharap hasil koordinasi ini dapat diimplementasikan secara optimal di MTs Negeri 7 Bantul, sehingga mampu menarik minat calon peserta didik baru serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

    Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat melaksanakan proses penerimaan murid baru secara lebih terarah, transparan, dan berkualitas.(faisal)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728