Siswa Tuntaskan Finishing Sajadah Batik Tulis Traveling dengan Jahit Manual
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Rabu sore, 22 April 2026, kegiatan ekstrakurikuler batik kembali berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta memfokuskan kegiatan pada tahap akhir, yakni finishing karya batik tulis yang telah mereka kerjakan sebelumnya, berupa sajadah traveling.
Proses
finishing dilakukan dengan menjahit bagian pinggiran kain agar terlihat rapi
dan kuat. Berbeda dengan teknik mesin, kegiatan ini menggunakan teknik manual
dengan jarum tangan. Para siswa dengan teliti menjahit menggunakan benang yang
disesuaikan dengan warna kain, sehingga hasil jahitan tampak selaras dan
harmonis dengan motif batik yang telah dibuat.
Teknik
jahit yang digunakan adalah tusuk jelujur dengan jarak kurang lebih 0,5
sentimeter. Meskipun sederhana, teknik ini membutuhkan ketelitian, kesabaran,
dan kerapian agar hasil akhir terlihat maksimal. Setiap peserta bertanggung
jawab penuh terhadap penyelesaian karya masing-masing, sehingga melatih
kemandirian dan rasa tanggung jawab.
Menariknya,
meskipun siswa kelas VIII pada pagi hari mengikuti pembelajaran daring karena
kelas IX sedang melaksanakan ujian TKAD, hal tersebut tidak menyurutkan
semangat mereka. Sore harinya, mereka tetap hadir mengikuti ekstrakurikuler
batik yang dimulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.
Kegiatan
ini dibimbing oleh dua guru, yaitu Siti Septiani Nur Rahmawati dan Apriliya Nur
Muti’ah. Keduanya memberikan arahan dengan telaten dan sabar, mengingat peserta
ekstrakurikuler tidak hanya terdiri dari siswa perempuan, tetapi juga siswa
laki-laki yang turut antusias mengikuti setiap tahapan proses membatik hingga
finishing.
Apriliya
Nur Muti’ah menyampaikan, “Melalui kegiatan finishing ini, siswa tidak hanya
belajar menyelesaikan karya dengan baik, tetapi juga melatih kesabaran,
ketelitian, dan rasa tanggung jawab terhadap hasil karya sendiri. Kami ingin
menanamkan bahwa setiap proses dalam berkarya itu penting, termasuk tahap akhir
yang menentukan kualitas hasil.”
Kegiatan
ekstrakurikuler batik ini memiliki berbagai tujuan dan manfaat, di antaranya
mengembangkan kreativitas siswa, melatih keterampilan motorik halus, serta
menumbuhkan apresiasi terhadap seni budaya, khususnya batik sebagai warisan
budaya bangsa. Selain itu, siswa juga belajar nilai-nilai karakter seperti
disiplin, kerja keras, dan kemandirian melalui proses berkarya dari awal hingga
akhir.
Dengan
adanya kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mampu menghasilkan karya
batik yang indah, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang bermakna serta
kecintaan terhadap seni tradisional Indonesia.(muti_Art)



Tidak ada komentar
Posting Komentar