Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Siswa Tuntaskan Finishing Sajadah Batik Tulis Traveling dengan Jahit Manual

    Bantul (MTsN 7 Bantul) - Rabu sore, 22 April 2026, kegiatan ekstrakurikuler batik kembali berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta memfokuskan kegiatan pada tahap akhir, yakni finishing karya batik tulis yang telah mereka kerjakan sebelumnya, berupa sajadah traveling.



    Proses finishing dilakukan dengan menjahit bagian pinggiran kain agar terlihat rapi dan kuat. Berbeda dengan teknik mesin, kegiatan ini menggunakan teknik manual dengan jarum tangan. Para siswa dengan teliti menjahit menggunakan benang yang disesuaikan dengan warna kain, sehingga hasil jahitan tampak selaras dan harmonis dengan motif batik yang telah dibuat.

    Teknik jahit yang digunakan adalah tusuk jelujur dengan jarak kurang lebih 0,5 sentimeter. Meskipun sederhana, teknik ini membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kerapian agar hasil akhir terlihat maksimal. Setiap peserta bertanggung jawab penuh terhadap penyelesaian karya masing-masing, sehingga melatih kemandirian dan rasa tanggung jawab.

    Menariknya, meskipun siswa kelas VIII pada pagi hari mengikuti pembelajaran daring karena kelas IX sedang melaksanakan ujian TKAD, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka. Sore harinya, mereka tetap hadir mengikuti ekstrakurikuler batik yang dimulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.

    Kegiatan ini dibimbing oleh dua guru, yaitu Siti Septiani Nur Rahmawati dan Apriliya Nur Muti’ah. Keduanya memberikan arahan dengan telaten dan sabar, mengingat peserta ekstrakurikuler tidak hanya terdiri dari siswa perempuan, tetapi juga siswa laki-laki yang turut antusias mengikuti setiap tahapan proses membatik hingga finishing.

    Apriliya Nur Muti’ah menyampaikan, “Melalui kegiatan finishing ini, siswa tidak hanya belajar menyelesaikan karya dengan baik, tetapi juga melatih kesabaran, ketelitian, dan rasa tanggung jawab terhadap hasil karya sendiri. Kami ingin menanamkan bahwa setiap proses dalam berkarya itu penting, termasuk tahap akhir yang menentukan kualitas hasil.”

    Kegiatan ekstrakurikuler batik ini memiliki berbagai tujuan dan manfaat, di antaranya mengembangkan kreativitas siswa, melatih keterampilan motorik halus, serta menumbuhkan apresiasi terhadap seni budaya, khususnya batik sebagai warisan budaya bangsa. Selain itu, siswa juga belajar nilai-nilai karakter seperti disiplin, kerja keras, dan kemandirian melalui proses berkarya dari awal hingga akhir.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mampu menghasilkan karya batik yang indah, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang bermakna serta kecintaan terhadap seni tradisional Indonesia.(muti_Art)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728