Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Bekali Guru dengan Mitigasi Bencana, 3 Guru MTsN 7 Bantul Ikuti Workshop MGMP IPS "Madrasah Tangguh Bencana"

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Tingkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan, tiga guru MTsN 7 Bantul berpartisipasi aktif dalam Workshop MGMP IPS MTs Kabupaten Bantul bertajuk "Madrasah Tangguh Bencana". Ketiga guru tersebut adalah Lanjariyah, Sri Hidayati, dan Yunia Nuraini. Kegiatan digelar di Omah Canting, Imogiri, Rabu, 6 Mei 2026, dan diikuti puluhan guru IPS se-Kabupaten Bantul.



    Workshop ini menghadirkan narasumber ahli kebencanaan, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng., IPM. Dalam sesi materi, Prof. Wahyu mengupas tuntas tentang gempa bumi: mulai dari proses terjadinya, jenis-jenis gempa berdasarkan penyebab dan kedalamannya, hingga dampak fisik dan sosial yang ditimbulkan. Tidak hanya teori, peserta juga dibekali strategi praktis mitigasi bencana yang bisa diterapkan di lingkungan madrasah.

    "Gempa tidak bisa dicegah, tetapi risiko bisa dikurangi. Madrasah harus jadi garda terdepan dalam edukasi kebencanaan karena di sinilah generasi muda belajar," tegas Prof. Wahyu di hadapan peserta.

    Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, menyambut positif keikutsertaan para guru. Menurutnya, materi ini sangat relevan dengan pembelajaran IPS, khususnya pada topik interaksi antar ruang dan dinamika lingkungan. "Setelah workshop, kami harap Bu Lanjariyah, Bu Sri Hidayati, dan Bu Yunia bisa menularkan ilmu ini ke siswa dan menyusun SOP kebencanaan di madrasah. Targetnya, MTsN 7 Bantul jadi madrasah yang aman dan tangguh bencana," ujarnya.

    Sri Hidayati, salah satu peserta, mengaku workshop ini membuka wawasan. "Penjelasan tentang mitigasi struktural dan non-struktural sangat aplikatif. Kami jadi tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa. Materinya langsung bisa kami integrasikan ke kelas," katanya.



    Melalui kegiatan ini, MGMP IPS MTs Kabupaten Bantul mendorong seluruh madrasah untuk membangun budaya sadar bencana. Langkah nyata yang diharapkan antara lain simulasi evakuasi rutin, pemetaan jalur aman, serta integrasi materi kebencanaan dalam pembelajaran.(sri_hid)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728