Guru IPA MTsN 7 Bantul Ikuti Workshop Pembelajaran IPA dengan Coding
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Guru IPA MTsN 7 Bantul mengikuti Workshop Pembelajaran IPA dengan Coding yang diselenggarakan oleh MGMP IPA MTs Kabupaten Bantul pada Rabu (20/05/2026) pukul 12.30–15.30 WIB di Laboratorium Komputer MTsN 6 Bantul, Jalan Imogiri Timur Km 10 Wonokromo, Pleret, Bantul. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru IPA dalam menghadirkan pembelajaran yang meaningful, mindful, dan joyful di kelas.
Workshop menghadirkan narasumber Eko Nursulistiyo, dosen Fisika
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarata, yang menyampaikan materi tentang
penerapan computational learning dalam pembelajaran IPA. Dalam pelatihan
tersebut, peserta dibimbing membuat materi ajar interaktif berbasis coding pada
materi Gerak Lurus Beraturan (GLB), Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB),
simulasi gerak jatuh bebas, dan gerak vertikal ke atas.
“Pembelajaran komputasional atau computational learning memiliki banyak
manfaat yang signifikan dalam berbagai aspek pendidikan dan pengembangan
pembelajaran,” ujar Eko Nursulistiyo saat menyampaikan materi workshop.
Kegiatan diikuti dengan antusias oleh guru IPA MTs se-Kabupaten Bantul.
Salah satu peserta dari MTsN 7 Bantul, Nurhidayati menyampaikan bahwa workshop
tersebut memberikan manfaat besar bagi guru dalam mengembangkan variasi
pembelajaran. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru untuk lebih variatif
dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa sehingga siswa lebih tertarik dan
mudah memahami materi,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Selamat meng-update diri
bagi guru IPA bersama MGMP IPA MTs Kabupaten Bantul. Semoga membawa manfaat
bagi peserta didik di masing-masing madrasah,” tuturnya.
Melalui workshop ini, guru IPA MTsN 7 Bantul diharapkan semakin mampu mengintegrasikan teknologi dan coding dalam pembelajaran sehingga tercipta proses belajar yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan abad ke-21.(Ida)



Tidak ada komentar
Posting Komentar