Momen Hari Kebangkitan Nasional, MTsN 7 Bantul Bertekad Bangkit untuk Menuju Prestasi Akhlak dan Akademisi
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Hari ini, Rabu (20/05) bertepatan dengan peringatan hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026 ini. MTsN 7 Bantul menggelar upacara bendera di halaman upacara gedung barat Madrasah, upacara di ikuti oleh seluruh siswa, guru dan pegawai. Sebagai petugas upacara adalah pengurus OSIS. Upacara berjalan dengan lancar dan khidmat dari awal sampai akhir. Juwarto guru olahraga MTsN 7 Bantul selaku Pembina upacara menyampaikan amanat upacara terkait dengan hari Kebangkitan Nasional tahun 2026. Dalam amanatnya, Juwarto mengungkapkan kegigihan Keluarga Nabi Ibrahim A.S. tentang konsekuensi menjaga hati dan sikap lurus dalam mentaati perintah agama baik untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Perjuangan untuk menjaga Akidah sangat terjaga di keluarga Nabi Ibrahim A.S. sehingga dijadikan tonggak kebangkitan umat manusia dalam menggapai kemuliaan di hadapan Allah SWT. Korelasi dengan kebangkitan generasi penerus tidak lepas dari system dan proses Pendidikan di Indonesia.
Juwarto menambahkan bahwa
semangat kebangkitan di Indonesia di awali sejak zaman perjuangan, termasuk
tokoh penggerak kebangkitan yang sekarang menjadi Pahlawan Kemerdekaan. Diantaranya
adalah dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Wahidin Sudirohusodo, DR. Soetomo, Ernest Douwes
Dekker (Danurdirja Setiabudi), dr. Cipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara, dan H.O.S.
Tjokroaminoto. Para tokoh ini adalah peletak dasar semangat kebangkitan sebagai
dasar dan pondasi perjuangan untuk menggapai kemerdekaan. ’’Semangat inilah
yang harus anak-anak tiru untuk terus belajar dan belajar untuk meneruskan
estafeta pembangunan nasional yang tentu saja tantangannya berbeda, oleh karena
itu teruslah bermimpi dengan menuntut ilmu dengan dedikasi dan tentu saja
berdoa”, kata Juwarto.
Kepala MTs N 7 Bantul, Hidayat, sangat mengapresiasi atas pelaksanaan upacara bendera peringatan hari kebangkitan nasional yang ke-118 dengan mengambil tema “jaga tunas bangsa, demi kedaulatan negara”, ini betul-betul menjadi pemantik perjuangan untuk dunia Pendidikan. ”Mari kita tumbuhkan semangat belajar dan berjuang di lingkungan madrasah kita demi merajut asa yaitu memunculkan tunas bangsa yang berkualitas dan terjaganya kedaulatan bangsa”, harap Hidayat.(khan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar