Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pertemuan Terakhir POT Kelas IX A Menjadi Momen Perpisahan dan Penguatan Silaturahmi Orang Tua, Siswa, dan Madrasah

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Perkumpulan Orang Tua (POT) Kelas IX A MTsN 7 Bantul menggelar pertemuan terakhir sekaligus acara perpisahan pada Sabtu (30/5/2026) pukul 09.00–11.30 WIB di rumah orang tua Ananda Farras Luthfi Azzam, Munggur RT 02, Srimartani, Piyungan, Bantul. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara orang tua, siswa, dan madrasah selama para siswa menempuh Pendidikan di madrasah selama tiga tahun.



    Acara dihadiri oleh orang tua siswa, wali kelas, mantan wali kelas, serta semua siswa kelas IX A MTsN 7 Bantul. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Ketua POT, penyampaian pesan dan kesan dari wali kelas IX, mantan wali kelas VII dan VIII, wakil orang tua siswa, wakil siswa, serta ditutup dengan doa bersama.

    Ketua POT Kelas IX A, Fia Sariwati, ibunda dari Alisya Hasna Kayyisa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berperan dalam mendampingi siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.

    “Terima kasih atas kehadiran semua undangan. Pertemuan ini merupakan pertemuan POT terakhir Kelas IX A, tetapi bukan merupakan persaudaraan yang terakhir. Terima kasih kepada wali kelas VII, VIII, dan IX atas perjuangannya membimbing anak-anak untuk belajar meraih cita-cita,” ujarnya.

    Pada kesempatan tersebut, Wali Kelas IX, Nurhidayati, menyampaikan pesan dan kesan kepada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ia mengenang perjalanan satu tahun bersama siswa Kelas IX A yang penuh dengan berbagai pengalaman dan pembelajaran.

    “Rasanya baru kemarin kalian memasuki kelas IX dengan berbagai karakter dan cerita masing-masing. Ada yang pendiam, ada yang aktif, ada yang selalu penuh semangat, ada pula yang sering membuat kami tersenyum karena tingkah lucunya. Dalam satu tahun terakhir, kita telah melalui banyak hal bersama, mulai dari belajar di kelas, mengerjakan tugas, mengikuti berbagai kegiatan madrasah, menghadapi ujian, hingga melewati masa-masa sulit yang membuat kita belajar menjadi lebih kuat dan dewasa,” tuturnya.

    Sementara itu, wakil orang tua siswa, Budiati Setyaningsih, ibunda dari Farhanah Faraj, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap perhatian madrasah dalam membentuk karakter peserta didik.

    “Madrasah selalu peduli dengan siswa sehingga diharapkan terbentuk karakter yang baik, seperti disiplin, tanggung jawab, jujur, dan tertib dalam beribadah. Kebersamaan Kelas IX A juga sangat solid dalam menyesuaikan dengan program kegiatan madrasah. Semoga persaudaraan ini tetap terjalin melalui silaturahmi pada kesempatan tertentu sehingga dapat menjadi penguat dan motivasi dalam membimbing anak-anak,” katanya.

    Kesan dan pesan dari siswa disampaikan oleh Bima Rahman Saputra selaku wakil Kelas IX A. Ia mewakili teman-temannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah mendampingi mereka selama tiga tahun belajar di madrasah.

    “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu wali kelas VII, VIII, dan IX atas bimbingannya selama tiga tahun yang akan selalu kami ingat sampai kapan pun. Mohon doa untuk kelancaran studi kami pada jenjang berikutnya,” ungkap Bima.

    Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai jalannya acara. Pertemuan terakhir POT Kelas IX A ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara orang tua, siswa, dan madrasah. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dartono, ayah dari Reyhan Ahmad Dildaar.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tali silaturahmi yang telah terjalin selama masa pendidikan di madrasah dapat terus terjaga meskipun para siswa akan melanjutkan perjalanan akademik di tempat yang berbeda.(Ida)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728