Pertemuan Terakhir POT Kelas IX A Menjadi Momen Perpisahan dan Penguatan Silaturahmi Orang Tua, Siswa, dan Madrasah
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Perkumpulan Orang Tua (POT) Kelas IX A MTsN 7 Bantul menggelar pertemuan terakhir sekaligus acara perpisahan pada Sabtu (30/5/2026) pukul 09.00–11.30 WIB di rumah orang tua Ananda Farras Luthfi Azzam, Munggur RT 02, Srimartani, Piyungan, Bantul. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara orang tua, siswa, dan madrasah selama para siswa menempuh Pendidikan di madrasah selama tiga tahun.
Acara dihadiri oleh orang tua
siswa, wali kelas, mantan wali kelas, serta semua siswa kelas IX A MTsN 7
Bantul. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Ketua POT, penyampaian
pesan dan kesan dari wali kelas IX, mantan wali kelas VII dan VIII, wakil orang
tua siswa, wakil siswa, serta ditutup dengan doa bersama.
Ketua POT Kelas IX A, Fia
Sariwati, ibunda dari Alisya Hasna Kayyisa, menyampaikan apresiasi kepada
seluruh pihak yang telah hadir dan berperan dalam mendampingi siswa selama
menempuh pendidikan di madrasah.
“Terima kasih atas kehadiran
semua undangan. Pertemuan ini merupakan pertemuan POT terakhir Kelas IX A,
tetapi bukan merupakan persaudaraan yang terakhir. Terima kasih kepada wali
kelas VII, VIII, dan IX atas perjuangannya membimbing anak-anak untuk belajar
meraih cita-cita,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut,
Wali Kelas IX, Nurhidayati, menyampaikan pesan dan kesan kepada para siswa yang
akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ia mengenang perjalanan satu
tahun bersama siswa Kelas IX A yang penuh dengan berbagai pengalaman dan
pembelajaran.
“Rasanya baru kemarin kalian
memasuki kelas IX dengan berbagai karakter dan cerita masing-masing. Ada yang
pendiam, ada yang aktif, ada yang selalu penuh semangat, ada pula yang sering
membuat kami tersenyum karena tingkah lucunya. Dalam satu tahun terakhir, kita
telah melalui banyak hal bersama, mulai dari belajar di kelas, mengerjakan
tugas, mengikuti berbagai kegiatan madrasah, menghadapi ujian, hingga melewati
masa-masa sulit yang membuat kita belajar menjadi lebih kuat dan dewasa,”
tuturnya.
Sementara itu, wakil orang
tua siswa, Budiati Setyaningsih, ibunda dari Farhanah Faraj, mengungkapkan rasa
syukur dan apresiasinya terhadap perhatian madrasah dalam membentuk karakter
peserta didik.
“Madrasah selalu peduli
dengan siswa sehingga diharapkan terbentuk karakter yang baik, seperti
disiplin, tanggung jawab, jujur, dan tertib dalam beribadah. Kebersamaan Kelas
IX A juga sangat solid dalam menyesuaikan dengan program kegiatan madrasah.
Semoga persaudaraan ini tetap terjalin melalui silaturahmi pada kesempatan
tertentu sehingga dapat menjadi penguat dan motivasi dalam membimbing
anak-anak,” katanya.
Kesan dan pesan dari siswa
disampaikan oleh Bima Rahman Saputra selaku wakil Kelas IX A. Ia mewakili
teman-temannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah
mendampingi mereka selama tiga tahun belajar di madrasah.
“Terima kasih kepada Bapak
dan Ibu wali kelas VII, VIII, dan IX atas bimbingannya selama tiga tahun yang
akan selalu kami ingat sampai kapan pun. Mohon doa untuk kelancaran studi kami
pada jenjang berikutnya,” ungkap Bima.
Suasana haru dan penuh
keakraban mewarnai jalannya acara. Pertemuan terakhir POT Kelas IX A ini
menjadi momentum refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama
sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara orang tua, siswa, dan madrasah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dartono, ayah dari
Reyhan Ahmad Dildaar.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tali silaturahmi yang telah terjalin selama masa pendidikan di madrasah dapat terus terjaga meskipun para siswa akan melanjutkan perjalanan akademik di tempat yang berbeda.(Ida)



Tidak ada komentar
Posting Komentar