Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Siswa Kelas VII MTs Negeri 7 Bantul Tunjukkan Semangat dan Kreativitas dalam Penilaian Kokurikuler Senam "Anak Indonesia Hebat"

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Suasana lapangan olahraga MTs Negeri 7 Bantul tampak meriah dan penuh semangat pada pekan ini, seiring dilaksanakannya penilaian kokurikuler mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk siswa kelas VII. Materi yang menjadi fokus utama adalah Senam Irama dengan lagu "Anak Indonesia Hebat", sebuah gerakan senam nasional yang dirancang untuk menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus meningkatkan kebugaran jasmani peserta didik. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari, menyesuaikan jadwal setiap kelas, dan disaksikan langsung oleh guru PJOK serta koodinator kokulikuler kelas VII MTs Negeri 7 Bantul.



    Penilaian kokurikuler ini tidak hanya sekadar mengukur kemampuan fisik siswa dalam mengikuti gerakan, tetapi juga menilai aspek afektif seperti kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepercayaan diri. Dalam pelaksanaannya, ratusan siswa kelas VII terlihat kompak mengenakan seragam olahraga yang rapi, bergerak sinkron mengikuti irama musik yang energik. Gerakan-gerakan dinamis seperti langkah dasar, ayunan lengan, hingga formasi barisan dieksekusi dengan antusiasme tinggi, menunjukkan bahwa para siswa telah mempersiapkan diri dengan baik melalui latihan rutin di jam pelajaran maupun luar jam sekolah.

    Guru PJOK MTs Negeri 7 Bantul menekankan bahwa pemilihan materi Senam "Anak Indonesia Hebat" memiliki nilai edukatif yang mendalam. Selain melatih koordinasi tubuh dan kelenturan otot, lirik lagu yang mengandung pesan kebangsaan diharapkan dapat membangkitkan semangat nasionalisme sejak dini. "Melalui senam ini, kami ingin siswa tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tumbuh dengan karakter yang bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia," ujar salah satu guru pendamping kegiatan. Penilaian dilakukan secara individu maupun kelompok, dengan memperhatikan ketepatan gerak, ekspresi wajah, dan kekompakan regu.

    Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus menantang. Banyak dari mereka mengaku awalnya merasa canggung atau takut salah gerak, namun seiring berjalannya latihan, rasa percaya diri mulai tumbuh. "Awalnya susah mengingat gerakannya, tapi setelah sering latihan bareng teman-teman, jadi seru dan malah bikin badan terasa ringan," ungkap Kayla, salah satu siswi kelas VII F. Dukungan dari teman sebaya dan apresiasi dari guru menjadi motivasi kuat bagi mereka untuk memberikan penampilan terbaik saat penilaian berlangsung.

    Kegiatan penilaian kokurikuler ini ditutup dengan pemberian umpan balik konstruktif dari para guru kepada seluruh peserta. Sekolah berkomitmen untuk terus mengembangkan variasi kegiatan PJOK yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan gaya hidup aktif. Dengan adanya evaluasi seperti ini, MTs Negeri 7 Bantul berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga sehat, ceria, dan memiliki jiwa sportivitas tinggi sebagai wujud nyata dari semangat "Anak Indonesia Hebat".(DWS)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728