Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme, MTsN 7 Bantul Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026
Bantul (MTs Negeri 7 Bantul) – Di bawah langit biru dengan pancaran cerahnya Mentari pagi, Rabu (20/5/2026) murid kelas VII dan VIII, guru, serta pegawai MTsN 7 Bantul melaksanakan upacara dalam rangka memeringati hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan penuh semangat dan khidmad, yang digelar di lapangan gedung barat MTsN 7 Bantul.
Tujuan utama upacara Hari Kebangkitan
Nasional (Harkitnas) 2026 adalah untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme
siswa melalui pengenalan sejarah pergerakan bangsa. Kegiatan ini berfungsi
sebagai wadah pendidikan karakter guna memupuk kedisiplinan, tanggung jawab,
serta memperkuat persatuan dan kesatuan di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan upacara ini
berakar dari semangat pendiri bangsa yang digagas oleh organisasi Boedi Oetomo.
Sebagaimana disampaikan oleh Juwarto selaku Pembina Upacara dalam amanatnya,
bahwa tujuan dilaksanakannya upacara ini antara lain untuk mengenang sejarah
perjuangan: yakni mengingatkan kembali tonggak awal kebangkitan bangsa
Indonesia pada 20 Mei 2028, agar generasi muda menghargai jasa para pahlawan.
Tujuan lainnya adalah untuk membangkitkan semangat belajar: yakni menjadikan
nilai-nilai kebangkitan sebagai motivasi siswa untuk terus berinovasi,
berprestasi, dan berkontribusi positif bagi kemajuan negara.
Nilai yang tidak kalah penting
adalah untuk membangun karakter (Profil Pelajar Pancasila): yakni melatih
kedisiplinan, tanggung jawaab, dan kepemimpinan siswa melalui tata tertib dan
pelaksanaan baris-berbaris. Hal ini secara langsung telah diterapkan oleh
siswa-siswi melalui perwakilan pengurus OSIS yang berperan sebagai petugas
upacara dengan pemimpin upacara dari kelas VII A, yaitu Herlian dan MC bernama
Aulia dari kelas VIII A.
Lantunan doa dibacakan oleh Devalana kelas VII B, dengan khusyuk antara lain memohon agar Alloh memuntun kami dijalan kebenaran dan manjauhkan kami dari segala keburukan. Melindungi kami agar tidak mudah terhasut dan tidak mudah diadu-domba agar bangsa Indonesia ini tidak terpecah-belah. Setelah melaksanakan upacara Harkitnas bapak/ibu guru mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme ke dalam program pembelajaran sehari-hari dan siswa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) reguler dengan peningkatan semangat yang lebih membara.(Lan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar