Atlet Muda Bantul Unjuk Gigi di O2SN Cabang Pencak Silat, 44 Peserta Ramaikan Dua Nomor Pertandingan
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Semangat sportivitas dan kecintaan terhadap seni bela diri tradisional Indonesia kembali bergema di Kabupaten Bantul melalui pertandingan Pencak Silat dalam rangka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten Bantul tahun 2026. Sebanyak 44 atlet pelajar SMP/MTs se-Bantul, terdiri dari 22 peserta putra dan 22 peserta putri, tampil penuh percaya diri di gelanggang kompetisi. Mereka bersaing dalam dua nomor utama: Silat Seni yang menekankan pada keindahan gerak dan harmoni, serta Silat Laga yang menguji kemampuan teknik bertarung secara langsung.
Pertandingan
yang berlangsung meriah ini menjadi wadah strategis untuk melestarikan warisan
budaya bangsa sekaligus menjaring bibit atlet potensial. Di nomor Silat Seni,
para peserta mempertunjukkan jurus-jurus yang dinamis dan penuh ekspresi,
diiringi musik tradisional yang memperkuat nuansa seni. Sementara itu, di nomor
Silat Laga, para atlet menunjukkan ketangkasan, kecepatan, dan strategi dalam
menerapkan teknik serangan dan tangkisan sesuai aturan pertandingan yang ketat.
Setiap gerakan mereka mencerminkan hasil latihan keras dan disiplin yang telah
ditempa selama ini di sekolah maupun sanggar masing-masing.
Antusiasme
tidak hanya datang dari para atlet, tetapi juga dari pelatih, guru pendamping,
dan suporter yang memadati area pertandingan. Sorak sorai dukungan dan tepuk
tangan meriah menyambut setiap penampilan memukau, menciptakan atmosfer
kompetisi yang penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai
sportivitas. Tim juri yang terdiri dari wasit dan juri nasional bekerja
profesional untuk memberikan penilaian objektif berdasarkan kriteria teknis
yang telah ditetapkan, memastikan bahwa prestasi yang diraih benar-benar murni
dari kemampuan dan usaha para peserta.
Keberhasilan
penyelenggaraan pertandingan Pencak Silat O2SN ini menjadi bukti komitmen kuat
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul dalam mengembangkan
potensi olahraga dan seni budaya di kalangan pelajar. Para juara yang berhasil
lolos dari kompetisi tingkat kabupaten ini akan mewakili Bantul di ajang O2SN
tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih dari sekadar kompetisi,
ajang ini telah menjadi momentum penting untuk menanamkan rasa bangga terhadap
identitas budaya Indonesia dan membentuk karakter generasi muda yang tangguh,
disiplin, dan berjiwa kesatria.
MTs Negeri 7 mengirimkan 1 siswa, Faid Khairul Hafiy Nugroho siswa kelas VIII A. Faid, bertanding di nomer silat seni dan silat laga. Dengan didampingi oleh pelatih ekstrakulikuler Pencak Silat, Sihono, yakin bahwa Faid akan mampu bertanding dengan semangat juang yang tinggi. Pertandingan dimulai pada tanggal 8-9 Juni 2026 berlokasi di aula PEMDA II Bantul.(DWS)




Tidak ada komentar
Posting Komentar