Kado Terakhir dari Kelas IX C untuk MTsN 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Menjelang berakhirnya masa belajar di madrasah, siswa kelas IX C MTsN 7 Bantul memberikan sebuah kado manis bagi sekolah melalui prestasi yang diraih dalam Lomba Memasak Antar Kelas yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H. Berkat kerja sama, kreativitas, dan keterampilan yang dimiliki, tim kelas IX C berhasil meraih Juara II dalam kompetisi yang berlangsung meriah pada Jumat, 29 Mei 2026.
Kegiatan lomba dimulai pukul 07.30 WIB
dan berakhir pukul 11.00 WIB. Acara ini diikuti oleh seluruh perwakilan kelas
di MTsN 7 Bantul sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penguatan karakter,
kebersamaan, serta kreativitas siswa dalam menyambut Hari Raya Iduladha. Lomba
memasak antar kelas menjadi agenda utama dalam peringatan Iduladha tahun ini.
Setiap kelas diberikan tantangan untuk mengolah dan menyajikan menu utama
berupa tongseng sapi lengkap dengan minuman dan dekorasi penyajian yang
menarik.
Selain cita rasa makanan, aspek
kebersihan, kekompakan tim, kreativitas penyajian, serta estetika hiasan
menjadi bagian penting dalam penilaian. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang
kompetisi, tetapi juga sarana melatih keterampilan hidup (life skills),
kerja sama tim, dan tanggung jawab siswa.
Setiap kelas mengutus delapan orang
siswa sebagai juru masak yang bertugas menyiapkan seluruh hidangan. Selama
proses memasak, para peserta didampingi langsung oleh wali kelas masing-masing.
Untuk kelas IX C, tim diisi oleh siswa-siswa pilihan yang memiliki kemampuan
memasak dan menghias makanan. Tim tersebut dikomandoi oleh Sheril Kaila Amanda
yang memimpin seluruh proses mulai dari persiapan bahan, pengolahan masakan,
hingga penyajian akhir.
Sementara itu, proses penjurian
dilakukan oleh Ibu Merry Kritiana Dessi selaku Kepala Tata Usaha MTsN 7 Bantul.
Beliau didampingi oleh Ibu Dwi Hartati dan Ibu Ruchiatus Sun Aeni sebagai dewan
juri yang bertugas menilai seluruh hasil karya peserta.
Lomba memasak dilaksanakan pada Jumat,
29 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan persiapan dan proses
memasak yang dilakukan di ruang kelas masing-masing. Suasana madrasah pagi itu
tampak berbeda dari biasanya. Aroma berbagai bumbu masakan tercium dari setiap
kelas yang disulap menjadi dapur dadakan. Para siswa terlihat sibuk memotong
bahan, menumis bumbu, serta menghias hidangan dengan penuh semangat.
Sesuai ketentuan panitia, seluruh
peserta harus sudah menyelesaikan dan menghidangkan tongseng sapi beserta
minuman paling lambat pukul 10.30 WIB. Setelah selesai, seluruh hidangan dibawa
ke Ruang Perpustakaan MTsN 7 Bantul untuk dinilai oleh dewan juri. Sejak pagi,
setiap tim bekerja keras menampilkan kemampuan terbaik mereka. Kelas IX C
menunjukkan persiapan yang sangat matang. Pembagian tugas dilakukan secara
jelas sehingga seluruh anggota tim dapat bekerja secara efektif.
Ada yang bertugas menyiapkan bahan,
meracik bumbu, memasak tongseng, menata minuman, hingga menghias meja
penyajian. Kekompakan tim menjadi salah satu kekuatan utama kelas IX C dalam
perlombaan ini. Di bawah arahan Sheril Kaila Amanda, seluruh anggota tim
bekerja dengan penuh semangat. Mereka berusaha menghadirkan hidangan yang tidak
hanya lezat, tetapi juga menarik secara visual. Hiasan yang dibuat memadukan
nuansa Iduladha dengan sentuhan kreativitas khas siswa MTsN 7 Bantul.
Ketika waktu penjurian tiba, persaingan
berlangsung sangat ketat. Dewan juri harus menilai puluhan hidangan yang
masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Penilaian dilakukan secara cermat
mulai dari rasa, tekstur, aroma, kebersihan, penyajian, hingga kreativitas
dekorasi. Setelah melalui proses penilaian yang cukup panjang dan penuh
pertimbangan, akhirnya dewan juri menetapkan para pemenang lomba.
Hasil perlombaan adalah sebagai berikut:
- Juara
I: Kelas IX A
- Juara
II: Kelas IX C
- Juara
III: Kelas VIII A
- Juara
Harapan I: Kelas VIII C
- Juara
Harapan II: Kelas VII E
Keberhasilan meraih Juara II menjadi
kebanggaan tersendiri bagi kelas IX C. Prestasi ini terasa istimewa karena
menjadi salah satu pencapaian terakhir mereka sebelum meninggalkan bangku MTsN
7 Bantul dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bagi siswa kelas IX
C, kemenangan ini bukan sekadar tentang piala atau penghargaan, melainkan
tentang kebersamaan, kerja keras, dan kenangan indah yang akan selalu mereka
ingat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan selama perlombaan menjadi bukti
bahwa keberhasilan dapat diraih melalui kerja sama dan kekompakan.
Prestasi tersebut pun layak disebut sebagai “kado terakhir” dari kelas IX C untuk MTsN 7 Bantul, sebuah persembahan penuh makna yang akan menjadi bagian dari kenangan indah perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di madrasah tercinta.(ery)



Tidak ada komentar
Posting Komentar