Adiwiyata Selalu Diterapkan, Menjadi Penekanan dalam Briefing Awal Tahun Ajaran 2026/2027
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Semangat mewujudkan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus ditanamkan di MTsN 7 Bantul. Pada briefing awal Tahun Ajaran 2026/2027 yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan, program Adiwiyata menjadi salah satu poin utama yang ditekankan oleh pimpinan madrasah.
Kepala
MTsN 7 Bantul, Hidayat, menyampaikan bahwa budaya peduli lingkungan tidak boleh
hanya menjadi program sesaat, tetapi harus menjadi bagian dari kebiasaan dan
karakter seluruh warga madrasah. Oleh karena itu, seluruh kegiatan madrasah
diharapkan selalu mengintegrasikan nilai-nilai Adiwiyata dalam perencanaan
maupun pelaksanaannya.
“Adiwiyata
bukan hanya tanggung jawab tim tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
Semua warga madrasah harus berperan aktif menjaga kebersihan, keindahan,
kenyamanan, dan kelestarian lingkungan,” tegas Hidayat dalam arahannya.
Koordinator
Adiwiyata MTsN 7 Bantul, Isnan Rosyid, menambahkan bahwa terdapat lima aspek
utama yang selalu menjadi perhatian dan harus diterapkan dalam setiap kegiatan
madrasah, yaitu pengelolaan sampah, penghematan energi, penghematan air,
pelestarian keanekaragaman hayati, serta upaya menjaga lingkungan yang bersih
dan sehat. Kelima aspek tersebut merupakan bagian penting dalam penguatan
budaya lingkungan di satuan pendidikan.
Menurut
Isnan Rosyid, implementasi lima aspek tersebut dapat diwujudkan melalui
berbagai kegiatan sederhana namun berdampak besar, seperti pemilahan sampah,
pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemanfaatan lahan untuk tanaman
produktif, perawatan taman dan kebun madrasah, penghematan penggunaan listrik
dan air, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat.
MTsN 7
Bantul sendiri selama ini telah mengembangkan berbagai program lingkungan,
mulai dari pengelolaan kebun dan sawah madrasah, penghijauan lingkungan,
pemanfaatan tanaman produktif, hingga kegiatan pembelajaran yang
mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Melalui briefing awal tahun ajaran ini, diharapkan seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik semakin memahami bahwa Adiwiyata bukan sekadar program, melainkan budaya yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata setiap hari. Dengan komitmen bersama, MTsN 7 Bantul optimis dapat terus menjadi madrasah yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan serta mampu mencetak generasi yang peduli terhadap lingkungan.(isnan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar