Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Dari Kearifan Lokal Menuju Inovasi Nasional: Tim Riset MTsN 7 Bantul Ekstraksi Daun Kepel untuk Pengendalian DBD

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Selasa (14/7/2026), tim riset MTsN 7 Bantul Kembali bergeliat. Tim yang beranggotakan Zaskia Nathania dan Zulfanida melaksanakan proses ekstraksi daun kepel (Stelechocarpus burahol) sebagai salah satu tahapan penting dalam penelitian untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. Kegiatan ekstraksi dilaksanakan di laboratorium IPA MTsN 7 Bantul.



    Penelitian yang mengusung judul "Uji Efektivitas Ekstrak Biji Mimba (Azadirachta indica A. Juss.) dan Daun Kepel (Stelechocarpus burahol) sebagai Bioinsektisida Larva Aedes aegypti" bertujuan menghasilkan alternatif bioinsektisida alami yang lebih ramah lingkungan dalam upaya mengendalikan populasi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Kegiatan ekstraksi daun kepel dilakukan secara cermat melalui tahapan ilmiah yang sistematis. “Proses ini menjadi langkah krusial untuk memperoleh senyawa aktif yang diduga memiliki potensi sebagai larvasida alami. Hasil ekstraksi nantinya akan dipadukan dengan ekstrak biji mimba dan diuji efektivitasnya terhadap larva Aedes aegypti,”jelas Irkhas Aliyah selaku pembimbing riset.

    Pemanfaatan daun kepel sebagai bahan penelitian menjadi bukti bahwa kekayaan hayati lokal memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi solusi ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain mengangkat potensi tanaman asli Indonesia, penelitian ini juga mendukung pengembangan teknologi pengendalian vektor yang lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan penggunaan insektisida kimia.

    Melalui penelitian ini, Zaskia Nathania dan Zulfanida tidak hanya mengasah kemampuan berpikir ilmiah, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan. “Semangat riset inilah yang ingin kami tunjukkan, harapannya mampu menjadi inspirasi bahwa murid madrasah mampu menghadirkan inovasi berbasis sains yang relevan dengan tantangan zaman,” ungkapnya.

    Diharapkan, rangkaian penelitian yang sedang berlangsung dapat menghasilkan temuan yang bermanfaat serta mengantarkan tim riset MTsN 7 Bantul meraih prestasi terbaik pada ajang OPSI 2026, sekaligus memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan madrasah.(Wien)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728