Dari Kearifan Lokal Menuju Inovasi Nasional: Tim Riset MTsN 7 Bantul Ekstraksi Daun Kepel untuk Pengendalian DBD
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Selasa (14/7/2026), tim riset MTsN 7 Bantul Kembali bergeliat. Tim yang beranggotakan Zaskia Nathania dan Zulfanida melaksanakan proses ekstraksi daun kepel (Stelechocarpus burahol) sebagai salah satu tahapan penting dalam penelitian untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. Kegiatan ekstraksi dilaksanakan di laboratorium IPA MTsN 7 Bantul.
Penelitian yang mengusung judul "Uji Efektivitas
Ekstrak Biji Mimba (Azadirachta indica A. Juss.) dan Daun Kepel (Stelechocarpus
burahol) sebagai Bioinsektisida Larva Aedes aegypti" bertujuan
menghasilkan alternatif bioinsektisida alami yang lebih ramah lingkungan dalam
upaya mengendalikan populasi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan ekstraksi daun kepel dilakukan secara cermat
melalui tahapan ilmiah yang sistematis. “Proses ini menjadi langkah krusial
untuk memperoleh senyawa aktif yang diduga memiliki potensi sebagai larvasida
alami. Hasil ekstraksi nantinya akan dipadukan dengan ekstrak biji mimba dan
diuji efektivitasnya terhadap larva Aedes aegypti,”jelas Irkhas Aliyah
selaku pembimbing riset.
Pemanfaatan daun kepel sebagai bahan penelitian menjadi
bukti bahwa kekayaan hayati lokal memiliki peluang besar untuk dikembangkan
menjadi solusi ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain mengangkat
potensi tanaman asli Indonesia, penelitian ini juga mendukung pengembangan
teknologi pengendalian vektor yang lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan
penggunaan insektisida kimia.
Melalui penelitian ini, Zaskia Nathania dan Zulfanida tidak
hanya mengasah kemampuan berpikir ilmiah, tetapi juga menunjukkan kepedulian
terhadap isu kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan. “Semangat riset inilah
yang ingin kami tunjukkan, harapannya mampu menjadi inspirasi bahwa murid
madrasah mampu menghadirkan inovasi berbasis sains yang relevan dengan
tantangan zaman,” ungkapnya.
Diharapkan, rangkaian penelitian yang sedang berlangsung dapat menghasilkan temuan yang bermanfaat serta mengantarkan tim riset MTsN 7 Bantul meraih prestasi terbaik pada ajang OPSI 2026, sekaligus memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan madrasah.(Wien)



Tidak ada komentar
Posting Komentar