Inovasi Digital Tingkatkan Efektivitas Wawancara Agama PMBM MTsN 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTsN 7 Bantul menghadirkan inovasi digital dalam pelaksanaan wawancara agama pada rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis–Jumat (2–3 Juli 2026) tersebut dilaksanakan untuk mengetahui kualitas kemampuan membaca dan hafalan Al-Qur’an murid baru yang telah dinyatakan lolos dan diterima di MTsN 7 Bantul.
Berbeda
dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, wawancara agama kali ini tidak
lagi menjadi bagian dari proses seleksi awal PMBM. Jika sebelumnya seluruh
calon murid yang mendaftar wajib mengikuti wawancara agama, tahun ini kegiatan
tersebut dilaksanakan setelah pengumuman hasil PMBM sehingga hanya diikuti oleh
murid yang telah dinyatakan diterima di MTsN 7 Bantul sejumlah 164 murid.
Selain
perubahan waktu pelaksanaan, Tim Agama MTsN 7 Bantul juga menerapkan sistem
penilaian digital dalam proses wawancara. Inovasi yang diprakarsai oleh Guru
Tahfizh MTsN 7 Bantul sekaligus anggota Tim Agama, Mutamimah, menggantikan
sistem penilaian berbasis kertas yang selama ini digunakan. Melalui sistem
digital tersebut, proses pencatatan dan pengolahan hasil penilaian menjadi
lebih praktis, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
Mutamimah
menjelaskan bahwa penerapan penilaian digital bertujuan untuk mempermudah tim
pewawancara dalam memberikan penilaian sekaligus meningkatkan efektivitas
pelaksanaan wawancara agama. Menurutnya, penggunaan teknologi diharapkan mampu
mendukung layanan madrasah yang lebih modern tanpa mengurangi kualitas proses
penilaian kemampuan baca dan hafalan Al-Qur’an para murid baru.
Kepala
MTsN 7 Bantul, Hidayat, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan
oleh Tim Agama. Ia menyatakan, "Kami sangat mengapresiasi inovasi digital
yang diterapkan dalam wawancara agama pada PMBM tahun ini."
Pelaksanaan wawancara agama selama dua hari tersebut menjadi salah satu upaya MTsN 7 Bantul dalam mengoptimalkan pemetaan kemampuan keagamaan murid baru sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di madrasah.(Lai)



Tidak ada komentar
Posting Komentar