Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kemenag Bantul Siap Implementasikan KMA Nomor 606 dan 607 Tahun 2026 Melalui Pengukuhan Tim Penggerak Ekoteologi

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul mengukuhkan Tim Penggerak Ekoteologi dalam sebuah acara yang digelar di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Bantul, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala madrasah negeri jenjang MI, MTs, dan MA, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), perwakilan penyuluh agama, serta para kepala seksi di lingkungan Kemenag Bantul.



    Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Tim Penggerak Ekoteologi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Muntolib.

    Ketua Tim Penggerak Ekoteologi, Isman, dalam sambutannya mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk siap melaksanakan kebijakan penguatan ekoteologi sebagaimana diatur dalam KMA Nomor 606 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Ekoteologi bagi ASN dan KMA Nomor 607 Tahun 2026 tentang Kelompok Kerja Penguatan Ekoteologi pada Kementerian Agama.

    Menurut Isman, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya yang tertanam dalam diri setiap ASN sebagai bagian dari ibadah. Bentuk implementasinya antara lain dengan menghemat energi, menanam pohon, mengelola sampah dengan baik, serta menjaga kelestarian lingkungan.

    Susunan Tim Penggerak Ekoteologi Kemenag Bantul terdiri atas Kepala Kantor Kemenag Bantul sebagai pembina, didukung para pengarah dari unsur pimpinan di lingkungan Kemenag Bantul. Isman ditetapkan sebagai ketua dan Yassindya Salwa sebagai sekretaris, dengan anggota yang berasal dari unsur APRI, IPARI, Pokjaluh, serta perwakilan ASN.



    Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Bantul, H. Muntolib, menegaskan bahwa penguatan ekoteologi merupakan program prioritas Kementerian Agama yang bertujuan membangun kesadaran menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup seluruh makhluk. Ia mengajak seluruh satuan kerja untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan, seperti menanam pohon, menghemat penggunaan energi dan air, serta mengelola sampah dan limbah secara bertanggung jawab.

    Salah satu peserta, Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat menjaga lingkungan sejalan dengan ajaran Islam. Ia mengingat hadis Nabi Muhammad saw. riwayat Muslim yang menjelaskan bahwa setiap tanaman yang ditanam seorang muslim dan dimanfaatkan oleh manusia maupun makhluk hidup lainnya akan bernilai sedekah.

    Melalui pengukuhan Tim Penggerak Ekoteologi ini, Kemenag Bantul berkomitmen mengimplementasikan kebijakan penguatan ekoteologi secara nyata di seluruh satuan kerja sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian bumi.(hidayat)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728