Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Manfaatan IFP Perpustakaan, Pembelajaran SKI di MTs Negeri 7 Bantul Semakin Interaktif dan Bermakna

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul terus mendukung terciptanya pembelajaran yang inovatif dan berbasis digital. Kali ini, sarana IFP dimanfaatkan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas IX F yang berlangsung pada Rabu (29/07) pagi di Ruang Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul.



    Dalam pembelajaran tersebut, Galih Hafidh Pamungkas selaku guru SKI kelas IX F memanfaatkan IFP untuk menyampaikan materi mengenai sejarah perkembangan Islam di Indonesia. Melalui tampilan visual yang interaktif, peserta didik diajak memahami perjalanan dakwah Islam di Nusantara, mulai dari berbagai teori masuknya Islam hingga proses penyebarannya melalui jalur perdagangan, pendidikan, budaya, dan peran para ulama.

    Dengan bantuan IFP, materi yang disampaikan menjadi lebih menarik karena dipadukan dengan gambar, peta, dan media presentasi digital. Siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran serta aktif berdiskusi mengenai perkembangan peradaban Islam di Indonesia.

    Dalam keterangannya, Galih Hafidh Pamungkas mengatakan bahwa penggunaan media pembelajaran digital mampu membantu peserta didik memahami materi sejarah secara lebih mudah dan menyenangkan.

    "Melalui pemanfaatan IFP, peserta didik dapat melihat berbagai sumber belajar secara lebih jelas dan interaktif. Pada materi hari ini, kami membahas bagaimana Islam mulai masuk ke Indonesia melalui berbagai teori, seperti jalur perdagangan, dakwah para ulama, hingga akulturasi budaya. Harapannya, siswa tidak hanya menghafal peristiwa sejarah, tetapi juga memahami proses perkembangan Islam di Indonesia beserta nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," jelas Galih.

    Sementara itu, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, mengapresiasi semakin optimalnya pemanfaatan fasilitas perpustakaan sebagai ruang belajar yang modern dan kolaboratif.

    "Perpustakaan saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga berkembang menjadi pusat pembelajaran berbasis teknologi. Pemanfaatan IFP dalam kegiatan belajar mengajar menjadi salah satu wujud transformasi layanan perpustakaan yang mampu mendukung pembelajaran lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan era digital," ungkap Riza Alfian.

    Melalui optimalisasi sarana Interactive Flat Panel (IFP) di Perpustakaan Ma7uba Lib, MTs Negeri 7 Bantul terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang inovatif. Kehadiran teknologi digital di perpustakaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus menumbuhkan semangat literasi digital peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.(riza)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728