Manfaatan IFP Perpustakaan, Pembelajaran SKI di MTs Negeri 7 Bantul Semakin Interaktif dan Bermakna
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul terus mendukung terciptanya pembelajaran yang inovatif dan berbasis digital. Kali ini, sarana IFP dimanfaatkan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas IX F yang berlangsung pada Rabu (29/07) pagi di Ruang Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul.
Dalam
pembelajaran tersebut, Galih Hafidh Pamungkas selaku guru SKI kelas IX F
memanfaatkan IFP untuk menyampaikan materi mengenai sejarah perkembangan Islam
di Indonesia. Melalui tampilan visual yang interaktif, peserta didik diajak
memahami perjalanan dakwah Islam di Nusantara, mulai dari berbagai teori
masuknya Islam hingga proses penyebarannya melalui jalur perdagangan,
pendidikan, budaya, dan peran para ulama.
Dengan
bantuan IFP, materi yang disampaikan menjadi lebih menarik karena dipadukan
dengan gambar, peta, dan media presentasi digital. Siswa tampak antusias
mengikuti pembelajaran serta aktif berdiskusi mengenai perkembangan peradaban
Islam di Indonesia.
Dalam
keterangannya, Galih Hafidh Pamungkas mengatakan bahwa penggunaan media
pembelajaran digital mampu membantu peserta didik memahami materi sejarah
secara lebih mudah dan menyenangkan.
"Melalui
pemanfaatan IFP, peserta didik dapat melihat berbagai sumber belajar secara
lebih jelas dan interaktif. Pada materi hari ini, kami membahas bagaimana Islam
mulai masuk ke Indonesia melalui berbagai teori, seperti jalur perdagangan,
dakwah para ulama, hingga akulturasi budaya. Harapannya, siswa tidak hanya
menghafal peristiwa sejarah, tetapi juga memahami proses perkembangan Islam di
Indonesia beserta nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari," jelas Galih.
Sementara
itu, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, mengapresiasi
semakin optimalnya pemanfaatan fasilitas perpustakaan sebagai ruang belajar
yang modern dan kolaboratif.
"Perpustakaan
saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga berkembang
menjadi pusat pembelajaran berbasis teknologi. Pemanfaatan IFP dalam kegiatan
belajar mengajar menjadi salah satu wujud transformasi layanan perpustakaan yang
mampu mendukung pembelajaran lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan
perkembangan era digital," ungkap Riza Alfian.
Melalui optimalisasi sarana Interactive Flat Panel (IFP) di Perpustakaan Ma7uba Lib, MTs Negeri 7 Bantul terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang inovatif. Kehadiran teknologi digital di perpustakaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus menumbuhkan semangat literasi digital peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.(riza)




Tidak ada komentar
Posting Komentar