Nuansa Tradisional Gagrak Jawa Warnai Upacara Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 di MTsN 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Semangat kebudayaan dan rasa cinta daerah membumbung tinggi di lingkungan MTsN 7 Bantul (Ma7uba). Civitas akademika madrasah sukses menyelenggarakan upacara bendera khidmat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bantul yang ke-195.
Ada
pemandangan yang sangat berbeda dan penuh pesona pada pelaksanaan upacara kali
ini. Guna melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus menyemarakkan hari jadi
kabupaten, seluruh peserta upacara—mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru,
pegawai tata usaha, hingga seluruh siswa—tampil kompak mengenakan pakaian adat Gagrak
Jawa.
Halaman
utama MTsN 7 Bantul tampak anggun bagaikan pelataran keraton. Para guru dan
siswa putra terlihat gagah mengenakan surjan lengkap dengan kain batik (jarik)
dan blangkon. Sementara itu, para guru dan siswi putri tampil ayu dan bersahaja
dengan balutan kebaya kartini maupun kebaya lurik yang dipadukan secara serasi
dengan hijab mereka.
Meski
mengenakan pakaian tradisional lengkap, seluruh peserta tetap mengikuti setiap
tata urutan upacara dengan penuh disiplin dan khidmat. Penggunaan bahasa Jawa
dalam beberapa instruksi upacara juga semakin menambah kental nuansa sakral dan
keagungan adat Yogyakarta sepanjang acara berlangsung.
Kepala
MTsN 7 Bantul, Hidayat, meskipun tidak bertindak langsung sebagai pembina
upacara namun memberikan pernyataannya. Beliau menyampaikan ucapan selamat hari
jadi untuk Kabupaten Bantul sekaligus mengajak warga madrasah untuk
merefleksikan nilai-nilai luhur budaya.
"Peringatan
Hari Jadi Kabupaten Bantul yang ke-195 dengan busana Gagrak Jawa ini adalah
momentum berharga bagi kita semua, khususnya para siswa, untuk nguri-uri atau
melestarikan kebudayaan Jawa yang adiluhung. Pakaian yang kita kenakan hari ini
mencerminkan identitas, kesopanan, dan karakter bersahaja. Mari kita bawa
semangat gotong royong dan kebersamaan ini untuk terus mengukir prestasi demi
membawa nama MTsN 7 Bantul dan Kabupaten Bantul semakin 'Nyata
Berprestasi'," tutur Hidayat.
Upacara
peringatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan juga
berfungsi sebagai media edukasi praktis bagi siswa kelas VII hingga kelas IX
untuk mengenal dan mencintai pakaian adat mereka sendiri.
Kegiatan yang berjalan dengan lancar dan penuh sukacita ini ditutup dengan sesi foto bersama per kelas dan unit kerja di area madrasah. Melalui momentum hari jadi ini, MTsN 7 Bantul berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis dan teguh secara iman, tetapi juga tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa.(nrl)



Tidak ada komentar
Posting Komentar