Perpustakaan Ma7uba Lib Jadi Ruang Belajar Interaktif, KBM Pendidikan Pancasila Manfaatkan IFP
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Perpustakaan Ma7uba Lib MTs Negeri 7 Bantul kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pembelajaran yang inovatif. Kali ini, kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila bagi siswa kelas VII dilaksanakan seharian di ruang perpustakaan dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran digital, Kamis (23/07).
Sejak
pagi hingga berakhirnya jam pelajaran, ruang perpustakaan dipenuhi aktivitas
belajar dari kelas VII A, VII B, hingga VII C secara bergantian. Suasana
belajar tampak berbeda karena peserta didik tidak hanya menerima materi di
dalam kelas, tetapi juga belajar di lingkungan perpustakaan yang nyaman dengan
dukungan teknologi digital.
Guru
pengampu Pendidikan Pancasila, Bulan Indah Suci Purnama Sasi, memanfaatkan
fasilitas Interactive Flat Panel (IFP) untuk menyampaikan materi
mengenai Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Materi disajikan melalui media visual yang interaktif sehingga memudahkan
peserta didik memahami proses sejarah lahirnya bangsa Indonesia.
Tak
hanya itu, pembelajaran juga dikemas lebih menarik melalui permainan edukatif (game-based
learning) yang mengajak siswa belajar sambil bermain. Kegiatan tersebut
membuat suasana kelas menjadi lebih hidup, meningkatkan partisipasi peserta
didik, sekaligus memperkuat pemahaman materi yang telah dipelajari.
Dalam
keterangannya, Bulan Indah Suci Purnama Sasi mengaku sengaja memilih
perpustakaan sebagai lokasi pembelajaran agar peserta didik baru kelas VII
semakin akrab dengan lingkungan Ma7uba Lib.
"Saya
mengajak siswa kelas VII belajar di perpustakaan karena suasananya nyaman dan
mendukung proses pembelajaran. Mereka juga masih baru menjadi bagian dari MTs
Negeri 7 Bantul, sehingga melalui kegiatan ini mereka dapat lebih mengenal
perpustakaan sebagai tempat belajar yang menyenangkan. Materi BPUPKI kami
sajikan menggunakan IFP agar lebih interaktif, kemudian siswa juga diajak
belajar melalui permainan edukatif sehingga proses belajar menjadi lebih
menarik dan tidak membosankan," jelas Bulan.
Sementara
itu, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, menyambut baik
semakin banyaknya guru yang memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai ruang
pembelajaran.
"Saya
merasa senang karena perpustakaan semakin dimanfaatkan untuk kegiatan belajar
mengajar. Kehadiran Interactive Flat Panel (IFP) terbukti memberikan nilai
tambah dalam proses pembelajaran. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat
membaca atau meminjam buku, tetapi juga berkembang menjadi ruang belajar modern
yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan mendorong guru untuk
berinovasi dalam menyampaikan materi," ujar Riza Alfian.
Pemanfaatan
perpustakaan sebagai ruang pembelajaran sejalan dengan upaya MTs Negeri 7
Bantul dalam mengoptimalkan seluruh fasilitas pendidikan yang dimiliki. Dengan
lingkungan belajar yang nyaman, koleksi referensi yang lengkap, serta dukungan
teknologi digital seperti Interactive Flat Panel (IFP), Perpustakaan Ma7uba
Lib terus bertransformasi menjadi pusat literasi dan pembelajaran yang inovatif
bagi seluruh warga madrasah.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 7 Bantul kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman belajar yang berkesan sejak awal menempuh pendidikan di madrasah.(riza)




Tidak ada komentar
Posting Komentar