Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tiga Guru IPS MTsN 7 Bantul Tingkatkan Kompetensi melalui Workshop MGMP IPS Kabupaten Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional pendidik, tiga guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) MTsN 7 Bantul mengikuti Workshop Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS MTs Kabupaten Bantul yang diselenggarakan di MTsN 4 Bantul pada Rabu (29/7/2026). Ketiga guru tersebut adalah Sri Hidayati, Lanjariyah, dan Yunia Nuraini.



    Workshop mengusung tema "Implementasi Pembelajaran Mendalam pada Penyusunan Perangkat Ajar" dengan menghadirkan narasumber Nursanti. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru IPS MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Bantul sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan kebijakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.

    Dalam pemaparannya, Nursanti menjelaskan berbagai miskonsepsi yang masih sering dijumpai dalam implementasi pembelajaran mendalam. Menurutnya, pembelajaran mendalam bukan sekadar menuntaskan materi, tetapi merupakan proses pembelajaran yang dirancang agar peserta didik mampu memahami konsep secara utuh, berpikir kritis, memecahkan masalah, serta menghubungkan materi dengan kehidupan nyata. Oleh karena itu, perangkat ajar yang disusun guru harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan memberikan dampak nyata terhadap perkembangan kompetensi peserta didik.

    Melalui workshop ini, para peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun perangkat ajar yang selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam. Selain menerima penguatan materi, peserta berdiskusi dan berbagi praktik baik mengenai strategi pembelajaran yang inovatif sesuai dengan arah kebijakan pendidikan madrasah.

    Keikutsertaan Sri Hidayati, Lanjariyah, dan Yunia Nuraini merupakan bentuk komitmen MTsN 7 Bantul dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya pendidik melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama workshop diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan perangkat ajar serta proses pembelajaran IPS di kelas sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan bermakna.

    Kepala MTsN 7 Bantul memberikan apresiasi atas semangat para guru dalam mengikuti kegiatan MGMP sebagai wadah belajar, berkolaborasi, dan berbagi pengalaman. Diharapkan hasil workshop ini dapat ditindaklanjuti melalui implementasi di lingkungan madrasah sehingga semakin memperkuat kualitas pembelajaran serta mendukung terwujudnya peserta didik yang berkarakter, bernalar kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Sejalan dengan semangat Kementerian Agama, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting dalam mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.(Sri_Hid)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728