Dari Sampah Menjadi Karya: Siswa VII A MTsN 7 Bantul Belajar Sifat Allah dalam Semangat Adiwiyata
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Siswa kelas VII A MTs Negeri 7 Bantul melaksanakan proyek pembuatan lapbook tentang Sifat-Sifat Allah SWT dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada Rabu (26/8). Kegiatan yang berlangsung di kelas VII A pada jam pelajaran ke-2 dan ke-3, pukul 07.55–09.15 WIB, ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa terhadap materi sekaligus melatih kreativitas, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam pelaksanaannya, siswa bekerja secara berkelompok dengan memanfaatkan kertas bekas, kardus, dan bahan yang masih layak pakai sebagai bagian dari penerapan pengelolaan sampah dalam budaya Adiwiyata melalui prinsip 3R (reduce, reuse, recycle).
Kegiatan
proyek tersebut dirancang agar pembelajaran Akidah Akhlak tidak hanya
berlangsung melalui pemahaman materi secara teoritis, tetapi juga memberikan
pengalaman langsung kepada peserta didik. Melalui lapbook, siswa menuangkan
materi mengenai sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz bagi Allah SWT
dalam bentuk karya yang menarik dan kreatif.
Dalam
proses pembuatannya, setiap kelompok membagi tugas sesuai kemampuan
masing-masing. Ada siswa yang bertugas menyiapkan materi, menulis, menggunting,
menempel, menghias, hingga menyusun tampilan lapbook. Proses tersebut sekaligus
melatih gotong royong, komunikasi, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan
bekerja sama.
Kegiatan
ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya Adiwiyata, khususnya pada
aspek pengelolaan sampah. Siswa diarahkan untuk tidak selalu menggunakan bahan
baru, tetapi memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan. Kertas
bekas, kardus, serta berbagai bahan sisa yang masih dapat dimanfaatkan diolah
menjadi bagian dari karya lapbook.
Penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) memberikan pengalaman kepada siswa bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Setelah kegiatan selesai, siswa juga diarahkan untuk menjaga kebersihan kelas dan memilah sisa bahan yang masih dapat digunakan maupun yang harus dibuang.
Guru
mata pelajaran Akidah Akhlak, Nanik Al Inayah, menyampaikan bahwa kegiatan
proyek ini diharapkan mampu menghubungkan pemahaman keagamaan dengan pembiasaan
sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya
ingin anak-anak tidak hanya memahami dan menghafalkan sifat-sifat Allah, tetapi
juga dapat mengambil nilai dari pembelajaran tersebut untuk diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari. Melalui proyek lapbook ini, mereka belajar memahami
materi sekaligus berkreasi, bekerja sama, bertanggung jawab, dan peduli
terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya Adiwiyata madrasah.”
Selama
kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias menyelesaikan karya kelompoknya.
Mereka berusaha membuat lapbook yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi
juga memuat materi yang benar dan mudah dipahami. Hasil karya tersebut
diharapkan dapat menjadi media belajar sekaligus bukti pemahaman siswa terhadap
materi Sifat-Sifat Allah SWT.
Melalui pembelajaran berbasis proyek ini. diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Siswa tidak hanya belajar tentang keimanan kepada Allah SWT, tetapi juga dibiasakan untuk kreatif, bertanggung jawab, bekerja sama, serta peduli terhadap lingkungan sebagai bagian dari semangat Madrasah Adiwiyata.(naya)




Tidak ada komentar
Posting Komentar