Dukung Program Adiwiyata Konservasi Energi, Guru MTsN 7 Bantul Biasakan Matikan Saklar Sound System
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Upaya mewujudkan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus dilakukan oleh warga MTsN 7 Bantul. Salah satunya melalui kebiasaan sederhana dalam menghemat penggunaan energi listrik di lingkungan madrasah.
Pada
Jumat, 7 Agustus 2026, salah satu guru Bahasa Indonesia MTsN 7 Bantul, Siti
Maryatun, menunjukkan kepeduliannya terhadap program Adiwiyata dengan mematikan
saklar sound system setelah selesai digunakan. Kegiatan tersebut
berlangsung di ruang Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 7 Bantul.
Tindakan
sederhana tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program
"Adiwiyata, khususnya konservasi energi". Dengan mematikan perangkat
elektronik yang sudah tidak digunakan, warga madrasah turut berperan dalam
mengurangi penggunaan energi listrik secara berlebihan.
Kebiasaan
mematikan saklar setelah menggunakan peralatan elektronik juga menjadi bagian
dari upaya membangun budaya hemat energi di lingkungan madrasah. Hal tersebut
menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan
kecil yang dilakukan secara konsisten.
Isnan
Rosyid, selaku ketua tim adiwiyata MTsN
7 Bantul berharap kebiasaan sederhana seperti mematikan saklar peralatan
elektronik yang tidak digunakan dapat menjadi contoh bagi warga madrasah
lainnya. Dengan adanya kesadaran bersama, program Adiwiyata di MTsN 7 Bantul
diharapkan semakin kuat dan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang bersih,
sehat, nyaman, serta ramah lingkungan.
Hidayat, selaku Kepala MTsN 7 Bantul menyampaikan, melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama, MTsN 7 Bantul terus berkomitmen mendukung pelestarian lingkungan dan mewujudkan madrasah yang berbudaya hemat energi.(stm)



Tidak ada komentar
Posting Komentar