Langkah MTsN 7 Bantul Menuju Adiwiyata Nasional: "Kelas Tanpa Debu, Ilmu Masuk Kalbu"
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Suasana khidmat dan penuh kedisiplinan menyelimuti halaman MTsN 7 Bantul saat pelaksanaan upacara bendera mingguan pada Senin (10/8/2026). Seluruh siswa, guru, serta pegawai madrasah mengikuti jalannya upacara dengan tertib dan penuh khidmat sejak pengibaran Sang Merah Putih hingga selesai. Upacara ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga semangat belajar dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Meta Rahmaningrum yang bertindak sebagai
pembina upacara menyampaikan amanat yang menginspirasi seluruh peserta. Ia
menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan belajar mulai dari hal-hal
terkecil demi terciptanya suasana yang nyaman dan kondusif. "Ketika kelas
kita bersih tanpa debu, ilmu akan lebih mudah masuk dan meresap ke dalam
kalbu," ujar Meta Rahmaningrum di hadapan seluruh peserta upacara. Beliau
menambahkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan kelas bukan sekadar kebiasaan
fisik, melainkan bentuk kesiapan mental siswa dalam menerima pembelajaran
dengan maksimal.
Pesan kebersihan tersebut juga dikaitkan erat dengan persiapan MTsN 7
Bantul yang tengah melangkah menuju penilaian Sekolah Adiwiyata Tingkat
Nasional. Meta meyakinkan seluruh siswa dan guru bahwa predikat tersebut dapat
diraih melalui kerja sama dan kesadaran bersama. "Penilaian Adiwiyata
Nasional bukan hanya tentang meraih penghargaan, tetapi tentang bagaimana kita
membudayakan hidup bersih dan peduli lingkungan setiap hari," tutur Meta
penuh optimisme. Melalui amanat tersebut, seluruh warga MTsN 7 Bantul semakin
termotivasi untuk terus menyatukan langkah menjaga kelestarian lingkungan
madrasah demi mewujudkan generasi yang cerdas dan berkarakter lingkungan.(meta)
.jpeg)



Tidak ada komentar
Posting Komentar