MTsN 7 Bantul Kobarkan Semangat Riset Siswa Kelas VII
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Konsen unggulkan budaya riset, MTsN 7 Bantul semangat menggelar kegiatan Sosialisasi dan Seminar Riset bagi Siswa Kelas VII pada Jumat (7/8/2026) di Hall MTsN 7 Bantul.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30–11.30 WIB tersebut
menghadirkan Indra Dwi Suryanto, dari Cendekia Riset sebagai narasumber.
Kehadiran praktisi riset tersebut menjadi momentum penting bagi siswa kelas VII
untuk mengenal dunia penelitian secara lebih dekat sekaligus memahami bahwa
riset tidak selalu bermula dari sesuatu yang besar, tetapi dapat berawal dari
pertanyaan sederhana yang muncul di lingkungan sekitar.
Kegiatan diawali dengan sambutan Waka Kesiswaan MTsN 7
Bantul, Faisal Chabib. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun
semangat belajar dan rasa ingin tahu siswa sebagai fondasi untuk melahirkan
generasi pembelajar yang aktif dan produktif. ‘Manfaat riset itu sangat banyak,
diantaranya kalian bisa masuk sekolah favorit dengan jalur riset,” tegasnya.
Seminar dikemas secara interaktif dan inspiratif. Siswa
diperkenalkan pada dunia riset sebagai sebuah proses untuk menemukan jawaban
berdasarkan pengamatan, data, analisis, dan pembuktian. Dengan pendekatan yang
dekat dengan kehidupan siswa, peserta diajak memahami bahwa meneliti berarti
berani bertanya, mengamati, mencoba, menganalisis, dan menemukan solusi.
Narasumber, Indra Dwi Suryanto, memberikan wawasan mengenai
pentingnya meneliti. Siswa didorong untuk tidak sekadar menerima informasi, tetapi
memiliki kemampuan untuk mempertanyakan, memverifikasi, dan mencari bukti
sebelum mengambil kesimpulan.
“Budaya riset bukan hanya tentang mengikuti lomba penelitian. Lebih jauh, riset merupakan cara berpikir yang melatih seseorang untuk kritis, teliti, objektif, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap sebuah kesimpulan,” ungkap kak Indra.
Antusiasme siswa kelas VII terlihat sepanjang kegiatan.
Berbagai pertanyaan dan respons siswa menunjukkan bahwa dunia penelitian dapat
menjadi ruang yang menarik untuk mengeksplorasi ide dan potensi mereka. Melalui
kegiatan ini, siswa tidak hanya diperkenalkan pada konsep penelitian, tetapi
juga diarahkan untuk peduli dengan melihat lingkungan sekitar sebagai sumber
inspirasi untuk menemukan berbagai ide yang dapat dikaji.
Kegiatan sosialisasi dan seminar riset ini menjadi bagian awal dimulainya kegiatan ekstrakurikuler riset untuk kelas VII tahun ajaran 2026/2027. Winarsih selaku coordinator riset menyampaikan bahwa MTsN 7 Bantul telah banyak meraih prestasi di bidang riset dari Tingkat kabupaten hingga Nasional. “Tahun ini menjadi kesempatan emas bagi siswa kelas VII untuk menambah prestasi, mengarumkan nama madrasah, dengan berbagai inovasi dan kompetisi,” katanya mengakhiri kegiatan Sosialisasi dan seminar Riset.(Wien)




Tidak ada komentar
Posting Komentar