Murid MTsN 7 Bantul Borong Prestasi Karate di Yogyakarta Open Tournament Internasional Championship VI 2026
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Murid MTsN 7 Bantul kembali mengharumkan nama madrasah melalui prestasi membanggakan dalam ajang Yogyakarta Open Tournament Internasional Championship VI 2026 yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, bertempat di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di madrasah mampu melahirkan atlet berprestasi dan berdaya saing.
Adapun tiga
murid yang berhasil mengukir prestasi adalah Gunawan Tegar Wibisono, murid
kelas IX A, yang meraih Juara I; Hafan Maulana Putra Setiyono, murid kelas VIII
A, yang meraih Juara II; serta Syafara Shafa Arasyila, murid kelas VIII A, yang
juga berhasil meraih Juara II.
Keikutsertaan
dalam turnamen internasional ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur
kemampuan dan meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga memberikan pengalaman
berharga dalam menghadapi kompetisi berskala internasional. Selain itu,
kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat persahabatan antaratlet,
membangun pembinaan yang terintegrasi, meningkatkan potensi atlet, serta
menanamkan nilai sportivitas.
Melalui
kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin termotivasi untuk berlatih secara
disiplin, menjunjung tinggi kejujuran dalam pertandingan, dan terus
mengembangkan kemampuan karate. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari upaya
memajukan olahraga karate di Indonesia agar semakin dikenal dan mampu bersaing
di tingkat Internasional.
Kepala MTsN 7
Bantul, Hidayat, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid.
“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Gunawan Tegar Wibisono, Hafan
Maulana Putra Setiyono, dan Syafara Shafa Arasyila yang telah mengharumkan nama
MTsN 7 Bantul. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan,
serta dukungan orang tua, pelatih, dan madrasah,” ungkapnya.
Lebih lanjut,
Hidayat berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi murid lainnya
untuk berani mengembangkan potensi di bidang olahraga maupun bidang lain. “Kami
berharap prestasi ini tidak berhenti pada satu kejuaraan, tetapi menjadi
motivasi untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, meningkatkan prestasi
akademik dan nonakademik, serta membawa nama baik madrasah pada ajang
berikutnya,” tambahnya.
Prestasi tiga murid MTsN 7 Bantul dalam Yogyakarta Open Tournament Internasional Championship VI 2026 menjadi kebanggaan bersama sekaligus penguat komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat murid. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan akan lahir lebih banyak atlet muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Indonesia.(dwi)



Tidak ada komentar
Posting Komentar