Perpustakaan Ma7uba Lib Mulai Penilaian Mading Triwulan I, Kreativitas Siswa Semarakkan Kemerdekaan RI
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Kreativitas dan semangat literasi siswa MTs Negeri 7 Bantul mulai terlihat melalui Majalah Dinding (Mading) kelas. Jumat (21/08), Perpustakaan Ma7uba Lib MTs Negeri 7 Bantul melaksanakan penilaian Lomba Mading Kelas Triwulan I Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan penilaian dimulai pukul 11.00 WIB setelah kegiatan pembelajaran selesai.
Lomba
Mading Kelas merupakan salah satu program Perpustakaan Ma7uba Lib yang
dilaksanakan sepanjang Tahun Ajaran 2026/2027. Program tersebut terbagi dalam
empat periode, yakni Triwulan I Juli–September, Triwulan II Oktober–Desember,
Triwulan III Januari–Maret, serta Triwulan IV April–Juni.
Pada
Triwulan I, Perpustakaan Ma7uba Lib mengangkat tema Kemerdekaan Republik
Indonesia. Tema tersebut dipilih sejalan dengan momentum peringatan HUT ke-81
Kemerdekaan RI pada bulan Agustus. Sebelumnya, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7
Bantul, Riza Alfian, telah menyosialisasikan ketentuan dan tata cara Lomba
Mading kepada ketua dan wakil ketua kelas VII, VIII, dan IX pada Jumat (14/08).
Setelah
mendapatkan sosialisasi, setiap kelas mulai menyiapkan dan menghias Mading
masing-masing dengan berbagai kreativitas. Proses pengerjaan Mading berlangsung
sejak 14 Agustus hingga 21 Agustus 2026, yang sekaligus menjadi hari
pelaksanaan penilaian.
Penilaian
dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian,
didampingi Pustakawan MTs Negeri 7 Bantul, Fina Makhabbatillah. Keduanya
menyambangi satu per satu kelas, dimulai dari kelas VII di Gedung Barat,
kemudian dilanjutkan menuju kelas VIII dan IX yang berada di Gedung Timur.
Beragam
kreasi terlihat menghiasi Mading masing-masing kelas. Nuansa merah putih,
informasi seputar kemerdekaan, karya tulis siswa, hingga berbagai bentuk
kreativitas lainnya menjadi bagian dari tampilan Mading pada periode pertama
ini.
Dalam
keterangannya, Riza Alfian mengatakan bahwa program Lomba Mading Kelas menjadi
salah satu upaya Perpustakaan Ma7uba Lib untuk menghadirkan budaya literasi
yang lebih dekat dengan kehidupan siswa.
“Hari ini kami melakukan penilaian Mading Kelas Triwulan I Tahun Ajaran 2026/2027. Saya melihat berbagai macam kreasi yang dibuat oleh siswa. Bagi saya, ini bukan sekadar menghias papan Mading, tetapi bagaimana kita menghidupkan literasi di lingkungan kelas melalui karya dan kreativitas anak-anak,” ungkap Riza.
Menurutnya,
keberadaan Mading memberikan ruang kepada siswa untuk menuangkan ide, menulis,
membaca, menyusun informasi, sekaligus bekerja sama dengan teman-teman sekelas.
Hal tersebut menjadi pengalaman literasi yang tidak hanya berlangsung di dalam
pembelajaran formal.
“Saya
bangga melihat antusiasme anak-anak. Sebelumnya kegiatan seperti ini belum
berjalan secara terstruktur seperti sekarang. Ke depan, kami berharap setiap
periode semakin banyak kreativitas yang muncul dan Mading benar-benar menjadi
wajah literasi setiap kelas,” tambahnya.
Penilaian Triwulan I ini sekaligus menjadi awal dari rangkaian Lomba Mading Kelas yang akan berlangsung hingga akhir Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan empat periode dan tema yang berbeda, Perpustakaan Ma7uba Lib berharap program tersebut mampu menjaga semangat literasi, kreativitas, dan kekompakan siswa sepanjang tahun ajaran.(riza)




Tidak ada komentar
Posting Komentar