Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Perpustakaan Ma7uba Lib Sosialisasikan Lomba Mading Kelas, Dorong Kreativitas dan Literasi Siswa Sepanjang Tahun

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Perpustakaan Ma7uba Lib MTs Negeri 7 Bantul kembali menghidupkan semangat kreativitas dan literasi peserta didik melalui Lomba Majalah Dinding (Mading) Kelas Tahun Ajaran 2026/2027. Sebagai langkah awal, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, mengumpulkan para ketua dan wakil ketua kelas untuk mengikuti sosialisasi pelaksanaan lomba di Ruang Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Jumat (14/08/2026).



    Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh Kepala Perpustakaan, Pustakawan, Pengadministrasi Perpustakaan, serta ketua dan wakil ketua kelas VII, VIII, dan IX.

    Lomba Mading Kelas menjadi salah satu program yang terus dikembangkan Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul selama kepemimpinan Riza Alfian. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara triwulanan dalam satu tahun ajaran, sehingga setiap kelas memiliki kesempatan untuk menghadirkan karya dan tema baru secara berkala.

    Dalam pelaksanaannya, periode lomba dibagi menjadi empat tahap, yakni Juli–September, Oktober–Desember, Januari–Maret, serta April–Juni. Dengan demikian, dalam satu tahun ajaran terdapat empat tema dan periode penilaian Mading Kelas.

    Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, mengatakan bahwa sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh kelas memahami aturan dan tujuan pelaksanaan lomba, khususnya bagi peserta didik kelas VII yang baru pertama kali mengikuti program tersebut.

    “Lomba Mading ini bukan sekadar membuat hiasan di dinding kelas. Kami ingin anak-anak belajar bagaimana menuangkan ide, mencari informasi, menulis, menyusun berita atau artikel, sekaligus mengemasnya menjadi sebuah karya yang menarik. Karena itu, setiap kelas harus memahami unsur-unsur yang ada dalam Mading agar karya yang dibuat tidak hanya bagus secara tampilan, tetapi juga memiliki nilai literasi,” jelas Riza.

    Dalam sosialisasi tersebut, Riza menjelaskan berbagai ketentuan lomba, mulai dari mekanisme pelaksanaan, pembagian periode, tema, hingga unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam penyusunan Mading. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan isi, kreativitas, keterbacaan, kerapian, komposisi, serta kesesuaian karya dengan tema yang ditentukan.

    Penjelasan lebih mendalam diberikan kepada siswa kelas VII. Sebagai peserta didik baru, mereka mendapatkan gambaran mengenai konsep Lomba Mading yang akan menjadi bagian dari aktivitas kelas selama menempuh pendidikan di MTs Negeri 7 Bantul.

    “Untuk kelas VII memang kami berikan penjelasan lebih detail karena ini pengalaman baru bagi mereka. Harapannya setelah sosialisasi ini, mereka bisa langsung berdiskusi dengan teman-teman sekelas dan mulai merancang Mading dengan kreativitas masing-masing,” tambah Riza.



    Menurutnya, pelaksanaan lomba secara berkala juga menjadi cara untuk menjaga keberlanjutan aktivitas literasi di madrasah. Siswa tidak hanya membaca koleksi yang tersedia di perpustakaan, tetapi juga didorong untuk menulis, mengolah informasi, menyampaikan gagasan, dan menghasilkan karya.

    Selain menjadi media literasi, Mading juga diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi antarsiswa. Setiap anggota kelas dapat mengambil peran sesuai kemampuan, mulai dari mencari bahan, menulis, membuat ilustrasi, mendesain, hingga menata tampilan Mading.

    Dengan adanya sosialisasi tersebut, Perpustakaan Ma7uba Lib berharap Lomba Mading Kelas Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan semakin kreatif dan kompetitif. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi budaya membaca, menulis, berkarya, dan berkolaborasi di lingkungan MTs Negeri 7 Bantul.(riza)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728