Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Praktikum Fisika Kreatif, Guru IPA MTsN 7 Bantul Belajar Eksperimen dengan Alat Sederhana

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Guru IPA MTsN 7 Bantul mengikuti pelatihan “Funphysics Practicum: Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Merancang Praktikum Fisika Kreatif Berbasis Alat Sederhana” di Laboratorium Fisika Sekolah, Gedung Lab Terpadu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 4, Jalan Ahmad Yani (Ringroad Selatan), Tamanan, Banguntapan, Bantul, Rabu (12/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30–15.30 WIB tersebut menjadi sarana peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran fisika yang kreatif, aplikatif, dan memanfaatkan alat sederhana.



    Kegiatan diikuti anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA MTs Kabupaten Bantul, termasuk empat guru IPA MTsN 7 Bantul, yaitu Nurhidayati, Dwi Hartati, Sri Wahyuningsih, dan Susilowati. Pelatihan menghadirkan Eko Nursulistiyo, dosen Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan, sebagai narasumber.

    Dalam pelatihan, guru tidak hanya mendapatkan penjelasan konsep fisika, tetapi juga diajak mengenal dan mempraktikkan sejumlah eksperimen sederhana yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Beberapa kegiatan yang diperkenalkan antara lain membuat mainan kesetimbangan menggunakan tusuk sate dan playdough untuk memahami konsep titik berat. Materi tersebut menunjukkan bahwa penambahan playdough dapat menggeser titik berat benda sehingga memengaruhi keseimbangannya.

    Peserta juga mempraktikkan percobaan kentang yang ditusuk menggunakan sumpit dan dipukul dengan palu sebagai ilustrasi Hukum I Newton atau hukum kelembaman. Melalui percobaan tersebut, guru diajak memahami bahwa benda mempertahankan keadaan diam atau geraknya apabila tidak ada gaya luar yang memengaruhinya.

    Eksperimen lainnya berupa saringan tak tembus air yang digunakan untuk menunjukkan konsep tegangan permukaan air. Percobaan tersebut menjelaskan bagaimana gaya kohesi antarmolekul air membentuk lapisan pada permukaan sehingga air dapat tertahan pada lubang-lubang kecil saringan.

    Selain itu, peserta mempelajari percobaan kesetimbangan statis dan pusat massa menggunakan kaleng minuman. Kaleng yang diisi sekitar sepertiga bagian air kemudian diletakkan dalam posisi miring. Percobaan tersebut menunjukkan bahwa posisi pusat massa berpengaruh terhadap kestabilan benda dan memungkinkan kaleng berada dalam kondisi kesetimbangan statis.

    Ketua MGMP IPA MTs Kabupaten Bantul, Joko Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada UAD atas kerja sama yang telah terjalin dalam mendukung peningkatan kompetensi guru IPA.

    “Terima kasih kepada UAD atas kerja sama yang baik selama ini. Semoga ilmu yang diberikan bisa diterapkan di madrasah masing-masing. Mohon maaf juga jika kehadiran kami ada hal yang kurang berkenan,” ungkap Joko dalam sambutannya.

    Menurut Joko, kegiatan pelatihan semacam ini penting untuk memberikan pengalaman langsung kepada guru dalam mengembangkan praktikum yang tidak selalu bergantung pada peralatan laboratorium yang kompleks. Pemanfaatan alat sederhana diharapkan dapat membuat pembelajaran fisika lebih menarik dan mudah dikaitkan dengan fenomena yang dijumpai peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

    Bagi guru IPA MTsN 7 Bantul, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkaya referensi praktikum yang dapat dikembangkan di madrasah. Berbagai eksperimen sederhana yang diperkenalkan dapat menjadi alternatif dalam menciptakan pembelajaran fisika yang lebih aktif, menyenangkan, dan berorientasi pada pengalaman langsung.

    Melalui Funphysics Practicum, guru diharapkan semakin terampil merancang kegiatan praktikum kreatif dengan memanfaatkan bahan dan alat yang mudah diperoleh. Dengan demikian, konsep-konsep fisika tidak hanya dipelajari secara teoritis, tetapi dapat dipahami peserta didik melalui kegiatan eksperimen yang sederhana, menarik, dan bermakna.(Ida)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728