Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Riza Alfian, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul sekaligus Ketua Pokja Pustakawan Kemenag Bantul, Fasilitasi Pelatihan di Era Digital

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Kiprah Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, tidak hanya berhenti pada pengembangan layanan perpustakaan di madrasah. Di tingkat Kabupaten Bantul, Riza juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Dalam kapasitas tersebut, Riza bersama Pokja Pustakawan memfasilitasi Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan di Era Digital bagi pustakawan madrasah negeri se-Kabupaten Bantul.



    Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja Pokja Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul tersebut berlangsung pada Rabu (12/08/2026), mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Aula MAN 4 Bantul. Kegiatan diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang madrasah negeri, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Aminuddin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Ahmad Musyadad, Analis SDM Aparatur Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Isman, Perencana Ahli Madya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Tyas Wening Damayanti, Kepala MAN 4 Bantul Syaefulani, Kepala Tata Usaha MAN 4 Bantul Retno Siwi Handayani, serta para peserta pelatihan yang berasal dari pustakawan madrasah negeri di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

    Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bantul, Yuliana Kristiyani S., yang memberikan materi dan wawasan terkait pengelolaan perpustakaan dalam menghadapi perkembangan teknologi serta tuntutan pelayanan perpustakaan di era digital.

    Ketua Pokja Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Riza Alfian, mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Pokja Pustakawan untuk mendorong peningkatan kapasitas pustakawan madrasah agar mampu mengikuti perkembangan zaman.

    “Hari ini kami bersama Bapak Kasubbag didampingi Kasi Dikmad, Analis SDM Aparatur, dan Perencana mengadakan pelatihan bagi pustakawan madrasah negeri. Sesuai arahan Bapak Kasubbag, di era digital ini pustakawan dituntut mampu memberikan pelayanan secara optimal sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Riza.



    Menurutnya, perpustakaan madrasah saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada pengelolaan koleksi dan pelayanan secara konvensional. Pustakawan perlu memahami pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari pengembangan layanan perpustakaan agar semakin dekat dengan kebutuhan peserta didik.

    “Karena itu, kami memfasilitasi pelatihan bagi pustakawan, khususnya madrasah negeri di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, dengan mengangkat tema Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan di Era Digital. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan bekal dan inspirasi bagi pustakawan untuk terus berinovasi dalam mengembangkan layanan perpustakaan di madrasah masing-masing,” lanjutnya.

    Riza menambahkan bahwa penguatan kompetensi pustakawan menjadi hal penting karena perpustakaan memiliki posisi strategis dalam mendukung proses pendidikan di madrasah. Transformasi digital diharapkan tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan, kemudahan akses informasi, serta pengalaman belajar bagi peserta didik.

    Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Aminuddin, turut memberikan arahan terkait pentingnya peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan. Menurutnya, perkembangan era digital harus menjadi momentum bagi pustakawan untuk beradaptasi dan mengembangkan pola kerja yang semakin efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.

    Pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta mendapatkan materi sekaligus kesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan perpustakaan madrasah.

    Melalui kegiatan tersebut, Pokja Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul berharap terbangun kesamaan semangat di antara para pustakawan madrasah untuk terus melakukan inovasi. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi berkembang menjadi ruang belajar, pusat informasi, serta layanan literasi yang mampu menjawab kebutuhan generasi madrasah di era digital.(riza)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728