Riza Alfian, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul sekaligus Ketua Pokja Pustakawan Kemenag Bantul, Fasilitasi Pelatihan di Era Digital
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Kiprah Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, tidak hanya berhenti pada pengembangan layanan perpustakaan di madrasah. Di tingkat Kabupaten Bantul, Riza juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Dalam kapasitas tersebut, Riza bersama Pokja Pustakawan memfasilitasi Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan di Era Digital bagi pustakawan madrasah negeri se-Kabupaten Bantul.
Kegiatan
yang merupakan salah satu program kerja Pokja Pustakawan Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Bantul tersebut berlangsung pada Rabu (12/08/2026), mulai pukul
08.00 WIB, bertempat di Aula MAN 4 Bantul. Kegiatan diikuti oleh peserta dari
berbagai jenjang madrasah negeri, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah
Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Bantul.
Hadir
dalam kegiatan tersebut Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Bantul Aminuddin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Bantul Ahmad Musyadad, Analis SDM Aparatur Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Bantul Isman, Perencana Ahli Madya Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Bantul Tyas Wening Damayanti, Kepala MAN 4 Bantul Syaefulani, Kepala
Tata Usaha MAN 4 Bantul Retno Siwi Handayani, serta para peserta pelatihan yang
berasal dari pustakawan madrasah negeri di lingkungan Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Bantul.
Pelatihan
menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bantul, Yuliana
Kristiyani S., yang memberikan materi dan wawasan terkait pengelolaan
perpustakaan dalam menghadapi perkembangan teknologi serta tuntutan pelayanan
perpustakaan di era digital.
Ketua
Pokja Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Riza Alfian,
mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Pokja Pustakawan
untuk mendorong peningkatan kapasitas pustakawan madrasah agar mampu mengikuti
perkembangan zaman.
“Hari ini kami bersama Bapak Kasubbag didampingi Kasi Dikmad, Analis SDM Aparatur, dan Perencana mengadakan pelatihan bagi pustakawan madrasah negeri. Sesuai arahan Bapak Kasubbag, di era digital ini pustakawan dituntut mampu memberikan pelayanan secara optimal sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Riza.
Menurutnya,
perpustakaan madrasah saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada pengelolaan
koleksi dan pelayanan secara konvensional. Pustakawan perlu memahami
pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari pengembangan layanan perpustakaan
agar semakin dekat dengan kebutuhan peserta didik.
“Karena
itu, kami memfasilitasi pelatihan bagi pustakawan, khususnya madrasah negeri di
lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, dengan mengangkat tema Pelatihan
Pengelolaan Perpustakaan di Era Digital. Harapannya, kegiatan ini dapat
memberikan bekal dan inspirasi bagi pustakawan untuk terus berinovasi dalam
mengembangkan layanan perpustakaan di madrasah masing-masing,” lanjutnya.
Riza
menambahkan bahwa penguatan kompetensi pustakawan menjadi hal penting karena
perpustakaan memiliki posisi strategis dalam mendukung proses pendidikan di
madrasah. Transformasi digital diharapkan tidak hanya menghadirkan teknologi
baru, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan, kemudahan akses
informasi, serta pengalaman belajar bagi peserta didik.
Sementara
itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Aminuddin,
turut memberikan arahan terkait pentingnya peningkatan kualitas pelayanan
perpustakaan. Menurutnya, perkembangan era digital harus menjadi momentum bagi
pustakawan untuk beradaptasi dan mengembangkan pola kerja yang semakin efektif,
inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.
Pelatihan
berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta mendapatkan materi sekaligus
kesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan yang
dihadapi dalam pengelolaan perpustakaan madrasah.
Melalui kegiatan tersebut, Pokja Pustakawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul berharap terbangun kesamaan semangat di antara para pustakawan madrasah untuk terus melakukan inovasi. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi berkembang menjadi ruang belajar, pusat informasi, serta layanan literasi yang mampu menjawab kebutuhan generasi madrasah di era digital.(riza)





Tidak ada komentar
Posting Komentar