Tim Adiwiyata MTsN 7 Bantul Studi Tiru Pengelolaan Tanaman di Jogja Benih Expo #2
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Dalam rangka memperkuat program Adiwiyata dan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan madrasah, Tim Adiwiyata MTsN 7 Bantul melakukan studi tiru tentang pengelolaan tanaman dan pengembangan benih unggul melalui kegiatan Jogja Benih Expo #2.
Kegiatan
yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 tersebut diselenggarakan di BP3MBTP
Unit Gading, Playen, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Expo mengangkat semangat “Benih
Unggul Pangan Kuat Gizi Hebat, Jogja Bermartabat” serta menghadirkan berbagai
kegiatan dan pameran yang berkaitan dengan pertanian, benih, teknologi, dan
pengelolaan tanaman.
Kehadiran
Tim Adiwiyata MTsN 7 Bantul menjadi kesempatan berharga untuk belajar secara
langsung mengenai cara pengelolaan tanaman, mulai dari pemilihan benih,
pembibitan, pemeliharaan, hingga pemanfaatan tanaman secara produktif dan
berkelanjutan.
Dalam
kegiatan tersebut, tim juga dapat melihat berbagai display varietas tanaman,
teknologi pertanian, serta memperoleh wawasan mengenai pengembangan tanaman
yang dapat diterapkan di lingkungan madrasah.
Studi
tiru ini selaras dengan program Adiwiyata MTsN 7 Bantul, khususnya dalam upaya
mewujudkan lingkungan madrasah yang hijau, sehat, produktif, dan memiliki
keanekaragaman hayati. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan
untuk meningkatkan pengelolaan berbagai tanaman yang telah dikembangkan di
lingkungan madrasah, termasuk kebun dan lahan pertanian madrasah.
Selain
menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun jejaring dan
membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak yang bergerak di bidang
pertanian dan lingkungan.
Koordinator
Adiwiyata MTsN 7 Bantul, Isnan Rosyid, menyampaikan bahwa studi tiru menjadi
bagian penting dalam pengembangan program Adiwiyata.
“Kami
tidak hanya ingin membuat madrasah terlihat hijau, tetapi juga bagaimana
tanaman dapat dikelola dengan baik, dirawat secara berkelanjutan, serta
memberikan manfaat edukatif bagi peserta didik. Dari kegiatan ini, kami
mendapatkan banyak inspirasi yang dapat dikembangkan di MTsN 7 Bantul.”
Melalui
studi tiru tersebut, Tim Adiwiyata berharap pengelolaan tanaman di MTsN 7
Bantul semakin terarah dan inovatif. Tanaman bukan sekadar penghias lingkungan,
tetapi menjadi media pembelajaran, sumber pangan, sarana konservasi
keanekaragaman hayati, sekaligus bagian dari budaya peduli lingkungan di
madrasah.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen MTsN 7 Bantul dalam mewujudkan Adiwiyata Nasional melalui aksi nyata dan berkelanjutan.(isnan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar