Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, 3 Guru Bahasa Indonesia MTsN 7 Bantul Ikuti Workshop Penyusunan Modul Ajar
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Guna meningkatkan kompetensi pedagogik serta menyelaraskan perangkat pembelajaran di tahun ajaran baru, tiga guru rumpun Bahasa Indonesia MTsN 7 Bantul (Ma7uba) berkesempatan mengikuti agenda Workshop Penyusunan Modul Ajar Berbasis Karakter / Integrasi PM dan KBC. Kegiatan yang diinisiasi oleh MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul ini diselenggarakan pada hari ini, Selasa (11/8/2026), bertempat di Aula MTsN 1 Bantul mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.
Keikutsertaan
utusan pendidik dari Ma7uba ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk
terus memperbarui strategi pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan
berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Kegiatan
workshop ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Pengawas Pembina Kementerian
Agama Kabupaten Bantul, Miftakhul Bakhri. Dalam pengarahannya, beliau
menggarisbawahi pentingnya peran guru Bahasa Indonesia sebagai pilar penguat
literasi dan penanaman nilai karakter di lingkungan madrasah.
Sesi
inti pematerian dipandu oleh narasumber ahli, Suhadi. Para peserta diajak
membedah struktur penyusunan modul ajar yang ideal, mengintegrasikan muatan
karakter serta strategi penguatan literasi digital yang relevan dengan
kebutuhan murid MTs saat ini.
Kepala
MTsN 7 Bantul, Hidayat, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif tiga guru
Bahasa Indonesia Ma7uba dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan
(PKB) ini.
"Kami
mendorong seluruh dewan guru untuk senantiasa mengasah diri melalui forum-forum
ilmiah seperti MGMP ini. Semoga ilmu dan draf modul ajar yang diperoleh tiga
guru Bahasa Indonesia kita hari ini bisa langsung diimplementasikan di kelas,
sehingga Kegiatan Belajar Mengajar di Ma7uba semakin hidup, bermakna, dan
membawa siswa kita terus 'Nyata Berprestasi'," tutur Hidayat.
Melalui workshop ini, ketiga guru perwakilan MTsN 7 Bantul siap melakukan pengimbasan hasil pelatihan kepada segenap rekan sejawat di madrasah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat standardisasi mutu penyusunan perangkat ajar yang inovatif dan berkarakter di seluruh lini mata pelajaran MTsN 7 Bantul.(nrl)



Tidak ada komentar
Posting Komentar