Asah Kreativitas dan Jiwa Wirausaha, Siswa Kelas IX F MTsN 7 Bantul Praktik Ekonomi Kreatif
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Pembelajaran kokurikuler menjadi salah satu upaya MTsN 7 Bantul dalam memperkuat pemahaman siswa melalui pengalaman belajar yang nyata, kreatif, dan bermakna. Hal ini diwujudkan oleh siswa kelas IX F melalui praktik kewirausahaan sebagai bentuk pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan madrasah.
Kegiatan
ini merupakan tindak lanjut dari pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
tentang kegiatan ekonomi kreatif. Setelah mempelajari konsep dan karakteristik
ekonomi kreatif, siswa diajak untuk mengimplementasikan pengetahuan tersebut
melalui kegiatan praktik, mulai dari merancang resep, membuat produk makanan,
mengemas, hingga memasarkannya.
Dalam
pelaksanaannya, siswa kelas IX F dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap
kelompok diberikan kesempatan untuk menuangkan ide dan kreativitasnya dengan
menentukan jenis makanan yang akan diproduksi dan dijual. Para siswa kemudian
bekerja sama menyiapkan bahan, mengikuti resep, serta mengolah makanan hingga
menjadi produk yang siap dipasarkan.
Tidak
berhenti pada proses produksi, siswa juga belajar mengemas makanan dengan
memperhatikan kebersihan, kerapian, dan daya tarik produk. Selanjutnya, makanan
yang telah dikemas dipasarkan kepada teman-teman maupun guru di lingkungan
madrasah. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme.
Para siswa memperoleh pengalaman langsung dalam menawarkan produk sekaligus
berinteraksi dengan calon pembeli.
Melalui
kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami teori ekonomi kreatif, tetapi juga
berlatih mengembangkan ide, meningkatkan keterampilan produksi, membangun kerja
sama kelompok, serta menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri dalam
berwirausaha.
Praktik
kewirausahaan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan
materi IPS dengan kehidupan sehari-hari. Siswa diajak memahami bahwa kegiatan
ekonomi kreatif membutuhkan gagasan, kreativitas, keterampilan, dan kemampuan
melihat peluang agar dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah.
Melalui pembelajaran kokurikuler ini, MTsN 7 Bantul berharap siswa mampu mengembangkan potensi diri, berpikir kreatif, dan memiliki keterampilan kewirausahaan sejak dini. Pengalaman belajar tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang mandiri, inovatif, produktif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.(sri_hid)



Tidak ada komentar
Posting Komentar