Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Belajar Fikih Secara Kontekstual, Siswa Kelas IX B MTsN 7 Bantul Praktik Pemulasaraan Jenazah

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — Pembelajaran Fikih di MTs Negeri 7 Bantul berlangsung dengan pendekatan praktik dan kontekstual. Bertempat di Hall MTs Negeri 7 Bantul, siswa kelas IX B mengikuti pembelajaran materi pemulasaraan jenazah melalui kegiatan praktik yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026.

    Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada siswa mengenai tata cara pemulasaraan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Tidak hanya memahami materi secara teori, siswa juga diberikan kesempatan untuk mengamati, mempraktikkan, dan merefleksikan tahapan pemulasaraan jenazah secara langsung.

    Pada tahap memandikan jenazah, siswa mempelajari tata caranya melalui video pembelajaran yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membuat resume sebagai bentuk penguatan pemahaman terhadap materi. Sementara itu, materi mengkafani dan menyalatkan jenazah dilakukan melalui praktik langsung. Dengan praktik tersebut, siswa dapat memahami secara lebih konkret urutan, ketentuan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam setiap tahapan.

    Selanjutnya, untuk materi menguburkan jenazah, siswa juga mendapatkan pengalaman praktik secara garis besar. Praktik disesuaikan dengan kondisi pembelajaran karena tidak memungkinkan untuk melaksanakan proses penguburan secara nyata. Oleh karena itu, guru memberikan simulasi dan penjelasan mengenai tahapan pokok penguburan jenazah agar siswa tetap memperoleh gambaran yang utuh tentang proses tersebut.

    Melalui kegiatan ini, pembelajaran Fikih diharapkan tidak berhenti pada penguasaan konsep, tetapi mampu membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Praktik pemulasaraan jenazah juga menjadi sarana bagi siswa untuk menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, serta kesadaran terhadap kewajiban seorang muslim ketika menghadapi peristiwa kematian.

    Kegiatan pembelajaran yang memadukan video, resume, demonstrasi, dan praktik langsung tersebut menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa kelas IX B. Dengan demikian, siswa tidak hanya mengetahui tata cara pemulasaraan jenazah secara teoritis, tetapi juga memiliki gambaran dan keterampilan dasar untuk melaksanakannya sesuai tuntunan agama.(Lisa)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728