Love Yourself! BK MTsN 7 Bantul Ajak Murid Kelas VII B Menemukan Versi Terbaik Diri
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Mencintai diri sendiri bukan sekadar tentang menerima kelebihan dan kekurangan, tetapi juga tentang menyadari bahwa setiap diri merupakan anugerah sekaligus amanah dari Allah SWT. Pesan penuh makna tersebut menjadi bagian penting dalam layanan Bimbingan dan Konseling (BK) klasikal yang dilaksanakan di kelas VII B MTsN 7 Bantul pada Selasa (22/9/2026).
Kegiatan berlangsung pada jam pelajaran ke- 8-9. Winarsih,
selaku konselor MTsN 7 Bantul, mengusung materi “Mencintai Diri Sendiri”,
kegiatan ini dirancang untuk membantu murid mengenal dirinya secara utuh,
memahami dan menerima diri apa adanya, serta membangun kesadaran bahwa tubuh
merupakan amanah Allah SWT yang harus dijaga dan diperlakukan dengan penuh
tanggung jawab sesuai syariatNya.
Dalam layanan tersebut, murid diajak memahami bahwa setiap
manusia memiliki keunikan, potensi, kelebihan, dan kekurangan masing-masing.
Perbedaan bukan alasan untuk merasa rendah diri, melainkan bagian dari
keindahan ciptaan Allah SWT. Melalui pembelajaran yang dekat dengan kehidupan
remaja, murid diarahkan untuk mengenali dirinya secara lebih menyeluruh, baik
dari aspek fisik, emosi, pikiran, potensi, maupun nilai-nilai yang diyakininya.
Mencintai diri sendiri dimaknai sebagai sikap menghargai
diri, menerima proses pertumbuhan, menjaga kesehatan, serta berusaha
mengembangkan potensi tanpa harus membandingkan diri secara berlebihan dengan
orang lain.
Menurut Winarsih, salah satu pesan utama yang ditekankan
dalam layanan ini adalah kesadaran bahwa tubuh merupakan amanah Allah SWT.
Setiap bagian tubuh memiliki fungsi dan harus dijaga dengan baik karena kelak
akan dipertanggungjawabkan. Murid diajak memahami pentingnya merawat tubuh,
menjaga kebersihan, memperhatikan kesehatan, menghormati diri sendiri, serta
menghindari perilaku yang dapat merugikan diri dan membuat batasan atas tubuh
kita terhadap orang lain. Kesadaran tersebut diharapkan tumbuh menjadi sikap bertanggung
jawab dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam perspektif Islam, mencintai
diri sendiri bukan berarti bebas melakukan segala sesuatu sesuai keinginan,
melainkan berusaha memperlakukan diri sesuai dengan tuntunan syariat Allah SWT.
Layanan BK klasikal ini juga menjadi ruang bagi murid untuk
merefleksikan siapa dirinya, bagaimana ia memperlakukan diri sendiri, dan ke
arah mana ia ingin berkembang. Murid diarahkan untuk memahami bahwa menjadi
versi terbaik diri bukan berarti harus menjadi seperti orang lain. Versi
terbaik adalah diri yang terus belajar, memperbaiki akhlak, mengembangkan
potensi, menjaga amanah tubuh, dan mengambil keputusan yang sesuai dengan
nilai-nilai Islam.
Melalui proses tersebut, murid diharapkan mampu mengarahkan
dirinya dalam menghadapi berbagai pilihan dan tantangan masa remaja, baik dalam
pergaulan, penggunaan media sosial, kebiasaan sehari-hari, maupun pengembangan
cita-cita. Kegiatan layanan BK klasikal di kelas VII B ini menjadi salah satu
upaya MTsN 7 Bantul dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya
berorientasi pada perkembangan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter,
kesadaran diri, dan kecintaan terhadap Allah SWT.
Dengan memahami bahwa dirinya berharga sebagai anugerah Allah, murid diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, mampu menerima diri, serta memiliki komitmen untuk terus memperbaiki diri sesuai syariat Allah SWT.(Wien)



Tidak ada komentar
Posting Komentar