Perkuat Persiapan TKA 2027, Guru Matematika MTsN 7 Bantul Ikuti Bedah SKL
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Dua guru Matematika MTsN 7 Bantul, Siti Arifah dan Sri Wiharsih, mengikuti kegiatan Bedah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SMP tahun ajaran 2026/2027, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB tersebut digelar di Waroeng Omah Sawah (WOS), Miri, Timbulharjo, Sewon, Bantul.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari
upaya mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan TKA Matematika SMP/MTs. Materi
bedah SKL disampaikan oleh Ariyadi Wijaya, dosen Universitas Negeri Yogyakarta
(UNY), dengan pembahasan yang diarahkan pada pemahaman kompetensi yang perlu
dipersiapkan dalam menghadapi TKA.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas
Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul, Titik Sunarti
Widyaningsih, menyampaikan capaian Kabupaten Bantul berdasarkan hasil TKA SMP
tahun 2026 tingkat nasional. Bantul berada pada peringkat keempat secara
nasional, sedangkan untuk nilai TKA Matematika menempati peringkat ketiga.
“Dari data hasil TKA SMP tahun 2026
tingkat nasional, Kabupaten Bantul rangking 4, sedangkan untuk nilai TKA
Matematika rangking 3,” ujar Titik Sunarti Widyaningsih.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada
para guru yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Menurutnya, hasil
yang telah dicapai dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan persiapan
menghadapi TKA pada tahun berikutnya. “Kami memberikan apresiasi dan ucapan
terima kasih kepada guru-guru semua. Semoga Kabupaten Bantul pada TKA tahun
depan minimal rangking 3 tingkat nasional,” lanjutnya.
Sementara itu, penyampaian materi oleh
Ariyadi Wijaya memberikan kesempatan kepada para guru untuk mencermati kembali
SKL TKA Matematika. Pemahaman terhadap SKL menjadi bagian penting dalam
mempersiapkan pembelajaran agar selaras dengan kompetensi yang diukur dalam
TKA.
Bagi MTsN 7 Bantul, keikutsertaan Siti
Arifah dan Sri Wiharsih dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan
kesiapan guru Matematika kelas IX. Hasil kegiatan dapat menjadi bahan untuk
mengembangkan pembelajaran dan pendampingan peserta didik dalam menghadapi TKA
Matematika. Selain memperdalam pemahaman terhadap SKL, kegiatan ini juga
menjadi ruang berbagi pengalaman dan penyamaan persepsi antarguru. Dengan
pemahaman yang lebih baik mengenai arah dan tuntutan TKA, guru dapat
mempersiapkan peserta didik melalui pembelajaran yang terarah, kontekstual, dan
sesuai dengan kebutuhan mereka.
Bedah SKL TKA Matematika SMP tahun ajaran 2026/2027 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara guru, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam mempersiapkan peserta didik. Bagi MTsN 7 Bantul, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika dan kesiapan peserta didik kelas IX menghadapi TKA.(wie)



Tidak ada komentar
Posting Komentar