Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Perkuat Persiapan TKA 2027, Guru Matematika MTsN 7 Bantul Ikuti Bedah SKL

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Dua guru Matematika MTsN 7 Bantul, Siti Arifah dan Sri Wiharsih, mengikuti kegiatan Bedah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SMP tahun ajaran 2026/2027, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB tersebut digelar di Waroeng Omah Sawah (WOS), Miri, Timbulharjo, Sewon, Bantul.



    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan TKA Matematika SMP/MTs. Materi bedah SKL disampaikan oleh Ariyadi Wijaya, dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dengan pembahasan yang diarahkan pada pemahaman kompetensi yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi TKA.

    Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul, Titik Sunarti Widyaningsih, menyampaikan capaian Kabupaten Bantul berdasarkan hasil TKA SMP tahun 2026 tingkat nasional. Bantul berada pada peringkat keempat secara nasional, sedangkan untuk nilai TKA Matematika menempati peringkat ketiga.

    “Dari data hasil TKA SMP tahun 2026 tingkat nasional, Kabupaten Bantul rangking 4, sedangkan untuk nilai TKA Matematika rangking 3,” ujar Titik Sunarti Widyaningsih.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Menurutnya, hasil yang telah dicapai dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan persiapan menghadapi TKA pada tahun berikutnya. “Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada guru-guru semua. Semoga Kabupaten Bantul pada TKA tahun depan minimal rangking 3 tingkat nasional,” lanjutnya.

    Sementara itu, penyampaian materi oleh Ariyadi Wijaya memberikan kesempatan kepada para guru untuk mencermati kembali SKL TKA Matematika. Pemahaman terhadap SKL menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pembelajaran agar selaras dengan kompetensi yang diukur dalam TKA.

    Bagi MTsN 7 Bantul, keikutsertaan Siti Arifah dan Sri Wiharsih dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapan guru Matematika kelas IX. Hasil kegiatan dapat menjadi bahan untuk mengembangkan pembelajaran dan pendampingan peserta didik dalam menghadapi TKA Matematika. Selain memperdalam pemahaman terhadap SKL, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan penyamaan persepsi antarguru. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai arah dan tuntutan TKA, guru dapat mempersiapkan peserta didik melalui pembelajaran yang terarah, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Bedah SKL TKA Matematika SMP tahun ajaran 2026/2027 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara guru, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam mempersiapkan peserta didik. Bagi MTsN 7 Bantul, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika dan kesiapan peserta didik kelas IX menghadapi TKA.(wie)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728