Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tingkatkan Inovasi Pembelajaran Digital, Dua Guru Bahasa Indonesia MTsN 7 Bantul Ikuti Pelatihan Zep Quiz di MGMP

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Guna memperkuat integrasi teknologi dan inovasi media pembelajaran di kelas, MTsN 7 Bantul (Ma7uba) mendelegasikan dua guru rumpun Bahasa Indonesia, Siti Nurul Khusna dan Siti Maryatun, untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul.



    Kegiatan yang mengusung agenda "Pelatihan Penggunaan Zep Quiz dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia" tersebut diselenggarakan pada hari ini, Selasa (15/9/2026), bertempat di MTsN 2 Bantul mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.

    Pelatihan yang diinisiasi oleh MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bantul ini menghadirkan narasumber Novara Lusy Andini Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibimbing untuk membedah serta mempraktikkan secara langsung pemanfaatan platform Zep Quiz sebagai media evaluasi dan kuis interaktif berbasis digital.

    Keikutsertaan Siti Nurul Khusna dan Siti Maryatun dalam pelatihan ini bertujuan untuk mengadopsi variasi media KBM yang lebih menarik, responsif, dan menyenangkan bagi siswa jenjang Madrasah Tsanawiyah, sehingga pembelajaran Bahasa Indonesia tidak lagi terkesan monoton.

    Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas partisipasi aktif pendidik Ma7uba dalam peningkatan kompetensi digital ini.

    "Transformasi digital dalam dunia pendidikan adalah hal yang mutlak. Kami sangat mendukung keikutsertaan Ibu Siti Nurul Khusna dan Ibu Siti Maryatun dalam pelatihan Zep Quiz hari ini. Harapannya, hasil dari workshop MGMP ini dapat langsung diterapkan di kelas serta diimbaskan kepada rekan pendidik lainnya, demi membawa MTsN 7 Bantul semakin inovatif dan 'Nyata Berprestasi'," tutur Hidayat.

    Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di MTsN 2 Bantul, kedua delegasi Ma7uba berkomitmen untuk segera mengimplementasikan penggunaan Zep Quiz dalam instrumen asesmen pembelajaran harian Bahasa Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta minat belajar para siswa di era digital.(nrl)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728