Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Batik Berbeda, Tetap Bersama: Keceriaan Siswa MTsN 7 Bantul Bersama Mahasiswa STITMA

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — Mengenakan batik dengan motif dan warna yang beragam tidak menghalangi keceriaan siswa MTsN 7 Bantul bersama mahasiswa STITMA Yogyakarta. Momen kebersamaan tersebut terlihat pada waktu istirahat di depan ruang kelas VII dan halaman MTsN 7 Bantul, Jumat (2/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional.



    Siswa dan mahasiswa memanfaatkan waktu istirahat untuk berbincang dan berdiskusi santai yang diselingi canda. Mereka juga mengabadikan kebersamaan dengan berfoto bersama di halaman madrasah. Suasana tersebut menjadi bagian dari interaksi antara siswa dan mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di MTsN 7 Bantul.

    “Kami senang karena kakak mahasiswa ramah dan juga asyik,” ungkap Muhammad Kevin, siswa kelas VII F MTsN 7 Bantul, yang ikut berfoto bersama mahasiswa dan teman-temannya di halaman madrasah.

    Kegiatan kebersamaan tersebut berlangsung pada hari terakhir pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) yang diikuti siswa sejak Senin (28/9) hingga Jumat (2/10). Setelah mengikuti rangkaian asesmen, siswa memanfaatkan waktu luang untuk berinteraksi dengan mahasiswa STITMA Yogyakarta seperti yang dilakukan pada hari-hari sebelumnya.

    Namun, suasana pada Jumat tersebut memiliki nuansa berbeda. Selain menjadi hari terakhir ASTS, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Siswa dan mahasiswa sama-sama mengenakan batik dengan motif dan corak masing-masing. Perbedaan pakaian yang dikenakan tidak mengurangi komunikasi dan kebersamaan di antara mereka.

    Sebanyak tujuh mahasiswa STITMA Yogyakarta saat ini melaksanakan PLP di MTsN 7 Bantul. Mereka terdiri atas empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan tiga mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan PLP tersebut berlangsung kurang lebih tiga bulan, mulai Rabu (2/9/2026) hingga akhir November 2026.

    Memasuki minggu kelima pelaksanaan PLP, keberadaan para mahasiswa mulai terlibat dalam berbagai program dan kegiatan di madrasah. Selain menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan praktik lapangan, mereka turut berpartisipasi dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional dengan mengenakan pakaian batik bersama warga madrasah.

    Interaksi yang berlangsung selama kegiatan PLP memberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswa untuk membangun komunikasi secara langsung di lingkungan madrasah. Bagi siswa, kehadiran mahasiswa juga menjadi bagian dari pengalaman belajar dan bersosialisasi di luar kegiatan pembelajaran reguler.

    Keceriaan siswa bersama mahasiswa pada peringatan Hari Batik Nasional tersebut menunjukkan bahwa keberagaman motif dan corak batik dapat hadir dalam suasana kebersamaan. Siswa dan mahasiswa tetap dapat berkomunikasi, bercanda, dan mengabadikan momen bersama meskipun mengenakan batik dengan corak yang berbeda-beda.(Lai)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728