Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Irjen Kemenag RI Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan BMN di MTsN 7 Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan kunjungan ke MTs Negeri 7 Bantul dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Rabu (07/10). Tim Irjen yang terdiri dari empat orang tersebut diterima di Ruang Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul.



    Kedatangan Tim Irjen disambut langsung oleh Kepala MTs Negeri 7 Bantul Hidayat, Kepala Tata Usaha Merry Kristiana Dessi, Operator BMN, serta Bendahara MTs Negeri 7 Bantul. Pertemuan tersebut menjadi awal pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan BMN yang ada di lingkungan madrasah.

    Dalam sambutannya, Kepala MTs Negeri 7 Bantul Hidayat menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Ia juga menyatakan kesiapan madrasah untuk menerima arahan dan bimbingan dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi pengelolaan BMN.

    “Selamat datang di MTs Negeri 7 Bantul kepada Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Kami siap menerima bimbingan dan arahan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan BMN hari ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan masukan bagi kami untuk semakin meningkatkan tata kelola BMN di madrasah,” ungkap Hidayat.



    Selanjutnya, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul, Merry Kristiana Dessi, turut memberikan penjelasan mengenai tata kelola BMN di MTs Negeri 7 Bantul. Penjelasan tersebut mencakup pengelolaan dan administrasi barang milik negara yang menjadi bagian dari tanggung jawab madrasah.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan monitoring secara langsung oleh Tim Irjen terhadap Barang Milik Negara (BMN) yang terdapat di MTs Negeri 7 Bantul. Monitoring dilakukan untuk melihat kesesuaian antara pengelolaan dan administrasi BMN dengan ketentuan yang berlaku.

    Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini, MTs Negeri 7 Bantul berharap dapat memperoleh arahan serta masukan dalam rangka meningkatkan tertib administrasi, akuntabilitas, dan kualitas pengelolaan BMN. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi madrasah untuk terus melakukan pembenahan dalam pengelolaan aset negara secara transparan dan bertanggung jawab.(riza)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728