Tak Mau Kalah dengan Usia, MGMP Pendidikan Pancasila Belajar Bersama Membuat Media Pembelajaran
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Semangat belajar dan berinovasi tidak mengenal batas usia. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan belajar bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila MTs se-Kabupaten Bantul yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026), pukul 11.00–15.00 WIB. Bertempat di Rumah Makan Kang Har, sebelah selatan Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul, kegiatan ini berfokus pada pembuatan media pembelajaran digital menggunakan Wordwall dan Puzzle Maker.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya
untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menghadirkan pembelajaran
yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan. Di tengah perkembangan teknologi
informasi, guru dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga
mampu memanfaatkan media digital sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta
didik.
Salah satu guru yang turut
berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Eryanto Mahmudi, guru MTsN 7
Bantul. Keikutsertaannya menjadi bagian dari upaya mengembangkan keterampilan
dalam membuat media pembelajaran yang dapat diterapkan pada mata pelajaran
Pendidikan Pancasila di madrasah.
Ketua MGMP Pendidikan Pancasila MTs
se-Kabupaten Bantul, Rahmi Prabawati, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan
kegiatan belajar bersama tersebut. Kegiatan ini dinilai menjadi ruang positif
bagi para guru untuk saling berbagi pengetahuan, mengembangkan kreativitas,
serta meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung
proses pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, para guru
mempelajari dua platform yang dapat dimanfaatkan untuk membuat aktivitas
pembelajaran berbasis permainan edukatif, yaitu Wordwall dan Puzzle Maker.
Wordwall dapat digunakan untuk membuat kuis, permainan mencocokkan pasangan,
roda acak, dan aktivitas menyusun kata. Sementara itu, Puzzle Maker dapat
dimanfaatkan untuk membuat teka-teki pencarian kata dan teka-teki silang
sebagai sarana penguatan pemahaman materi.
Pembuatan media menggunakan Wordwall
diawali dengan membuka situs https://wordwall.net,
kemudian masuk atau mendaftarkan akun. Guru memilih menu Create Activity,
menentukan templat permainan, lalu memasukkan judul, pertanyaan, dan jawaban
sesuai materi. Setelah konten diperiksa, guru mengeklik Done untuk
menyimpan aktivitas. Media selanjutnya dapat dicoba dan dibagikan melalui
tautan kepada peserta didik.
Adapun pembuatan teka-teki menggunakan
Puzzle Maker dimulai dengan membuka situs https://puzzlemaker.discoveryeducation.com.
Guru memilih jenis permainan, misalnya Word Search untuk pencarian kata
atau Criss-Cross untuk teka-teki silang. Selanjutnya, guru memasukkan
judul dan daftar kata yang relevan dengan materi. Khusus teka-teki silang,
kata-kata dilengkapi petunjuk yang sesuai. Setelah pengaturan selesai, guru
memilih Create My Puzzle, kemudian memeriksa hasilnya sebelum digunakan
atau dicetak sebagai lembar aktivitas peserta didik.
Kedua media tersebut dapat diterapkan
dalam pembelajaran berbagai materi Pendidikan Pancasila, seperti sejarah
perumusan Pancasila, kedudukan UUD NRI Tahun 1945, norma dan peraturan, hak dan
kewajiban warga negara, serta keberagaman budaya Indonesia. Penggunaannya perlu
disesuaikan dengan tujuan pembelajaran agar aktivitas permainan tidak sekadar
menghibur, tetapi juga memperkuat pemahaman peserta didik.
Melalui kegiatan belajar bersama ini,
MGMP Pendidikan Pancasila MTs se-Kabupaten Bantul diharapkan terus menjadi
wadah kolaborasi dan berbagi praktik baik bagi para guru. Semangat untuk terus
belajar menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan.
Kegiatan ini menegaskan bahwa usia dan pengalaman bukanlah penghalang untuk berinovasi. Dengan kemauan untuk terus berkembang dan saling mendukung, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, sekaligus memperkuat pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.(ery)



Tidak ada komentar
Posting Komentar