Tanam Pohon di Lokasi Manasik Haji, MTsN 7 Bantul Perkuat Aksi Nyata Adiwiyata
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Ada yang istimewa dalam kegiatan Manasik Haji MTsN 7 Bantul tahun ini. Tidak hanya belajar tata cara ibadah haji, para siswa juga diajak menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penanaman pohon sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Adiwiyata madrasah.
Kegiatan
yang dilaksanakan pada Senin (19/10/2026) di Pusdiklat Haji Umroh ‘Aisyiyah
DIY, Kauman, Tamantirto, Banguntapan, Bantul, ini diikuti oleh 186 siswa kelas
IX, 20 guru pendamping, dan 7 mahasiswa PLP.
Mengusung
tema “Meneladani Ibadah Haji untuk Membangun Pribadi Islami yang Taat dan
Berakhlak Mulia”, kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MTsN 7 Bantul,
Hidayat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pembelajaran melalui
praktik langsung agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi
juga mampu mengambil nilai-nilai positif untuk diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
“Kami
berharap melalui kegiatan manasik haji ini, siswa semakin memahami tata cara
ibadah haji sekaligus meneladani nilai kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, dan
kebersamaan. Penanaman pohon juga menjadi bagian penting dari pendidikan
karakter, agar anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung
jawab bersama,” ungkap Kepala Madrasah.
Pelaksanaan manasik dipandu oleh H. Samingan, alumni MTsN 7 Bantul yang juga merupakan mantan pengawas madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Kehadiran beliau menjadi bentuk kolaborasi positif antara madrasah dan alumni dalam mendukung pendidikan keagamaan. Para siswa mengikuti rangkaian praktik manasik dengan antusias, didampingi guru dan mahasiswa PLP.
Usai
kegiatan manasik, dilaksanakan penanaman tiga pohon di lingkungan lokasi
kegiatan. Aksi ini merupakan bagian dari upaya MTsN 7 Bantul memperkuat budaya
peduli lingkungan sekaligus mendukung implementasi program Adiwiyata. Melalui
kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa kepedulian terhadap alam dapat
diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat jangka panjang.
Perpaduan
manasik haji dan penanaman pohon menjadi pembelajaran bermakna bahwa
nilai-nilai keislaman tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah Swt.,
tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 7 Bantul berharap dapat membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran untuk menjaga bumi. Semangat beribadah dan mencintai lingkungan menjadi langkah bersama untuk mewujudkan madrasah yang unggul dalam karakter dan berbudaya lingkungan.(naya)




Tidak ada komentar
Posting Komentar