Belajar dengan Hati dan Makna, Murid VIII F MTsN 7 Bantul Dalami Sifat-Sifat Rasul melalui Pembelajaran Akidah Akhlak
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Suasana pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII F MTs Negeri 7 Bantul pada Rabu (11/02/2026) jam pelajaran ke-3 dan ke-4 berlangsung aktif dan penuh makna. Pada pembelajaran ini, guru Akidah Akhlak Nanik Al Inayah menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang dipadukan dengan Kurikulum Berbasis Cinta, sebagaimana ditekankan dalam KMA terbaru.
Pembelajaran
difokuskan pada materi sifat-sifat rasul dengan tujuan menumbuhkan cinta kepada
Allah dan Rasul-Nya serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Murid tidak
hanya mempelajari konsep secara tekstual, tetapi diajak untuk menggali makna di
balik sifat-sifat rasul dan mengaitkannya dengan sikap yang dapat diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui
kegiatan presentasi dan diskusi terarah, murid belajar dalam suasana yang
berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Mereka berlatih menyampaikan
pemahaman, mendengarkan pendapat teman, serta merespons secara santun. Proses
ini mendorong murid untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan
penalaran, sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha
Esa.
Antusiasme
murid terlihat dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung. Murid
menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan kesungguhan dalam memahami materi.
Kegiatan pembelajaran ini juga menumbuhkan kesadaran bahwa belajar merupakan
bagian dari ibadah dan wujud cinta terhadap ilmu yang bermanfaat.
Guru mata pelajaran Akidah Akhlak, Nanik Al Inayah, mengapresiasi keterlibatan murid kelas VIII F yang mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak tidak hanya bertujuan menyampaikan materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia agar murid mampu meneladani sifat-sifat rasul dalam perilaku sehari-hari.
Sebagai
bagian dari pembelajaran mendalam, guru dan murid melakukan refleksi di akhir
kegiatan. Salah satu murid kelas VIII F, Cut Asyifa Nisrina Putri Jamfa,
menyampaikan kesan positifnya. Ia mengungkapkan, “Pembelajaran ini membuat saya
lebih memahami sifat-sifat rasul dan menyadari bahwa belajar dengan
sungguh-sungguh adalah bentuk cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.”
Melalui penerapan
Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta, pembelajaran Akidah Akhlak
di MTsN 7 Bantul diharapkan mampu membentuk murid yang beriman, berakhlak
mulia, mencintai ilmu, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keteladanan rasul
dalam kehidupan sehari-hari.(Naya)

.jpeg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar