Dua Guru SKI MTs N 7 Bantul Ikuti Kegiatan MGMP SKI se-Kabupaten Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Dua guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MTs Negeri 7 Bantul, Pasiyamto dan Galih Hafidh Pamungkas mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SKI se-Kabupaten Bantul yang diselenggarakan di MTs Negeri 1 Bantul pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 12.30 WIB.
Kegiatan
diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh pembawa acara, Pasiyamto, guru SKI
MTs Negeri 7 Bantul. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan
antar guru SKI se-Kabupaten Bantul.
Acara
selanjutnya adalah sambutan dari Kepala MTs Negeri 1 Bantul, Bapak Warsun
Munawir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa mata pelajaran SKI
merupakan salah satu pelajaran yang sangat penting di madrasah. Melalui SKI,
para siswa dapat meneladani perjuangan para tokoh Islam sejak zaman Nabi
Muhammad ﷺ, Khulafaur Rasyidin, hingga masa kini, termasuk para syuhada. Oleh
karena itu, pelajaran SKI harus diajarkan dengan baik agar nilai-nilai
keteladanan dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik.
Sambutan
kedua disampaikan oleh Ketua MGMP SKI se-Kabupaten Bantul, Bapak Setiyono.
Dalam arahannya, beliau menyampaikan berbagai program MGMP SKI yang akan
dilaksanakan selama semester dua. Program tersebut diharapkan mampu
meningkatkan kompetensi guru serta kualitas pembelajaran SKI di masing-masing
madrasah.
Selanjutnya,
sambutan ketiga disampaikan oleh Koordinator MGMP SKI se-Kabupaten Bantul,
Bapak Faris Mansuri. Beliau menegaskan bahwa mata pelajaran SKI merupakan mata
pelajaran yang penuh tantangan. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif agar
pembelajaran SKI dapat disampaikan secara menarik, menyenangkan, dan tidak
membosankan bagi siswa.
Setelah
rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah yang dipimpin
langsung oleh Bapak Setiyono. Dalam sesi tersebut, para guru berdiskusi dan
menyampaikan berbagai gagasan demi kemajuan pembelajaran SKI di Kabupaten
Bantul.
Kegiatan MGMP ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar guru SKI sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di madrasah.(pasy)



Tidak ada komentar
Posting Komentar