Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Fajar, Hafalan, dan Harapan: Pagi Penuh Cahaya di Program Tahfiz MTsN 7 Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) - Embun pagi belum sepenuhnya mengering ketika langkah-langkah para siswa mulai memenuhi lingkungan MTsN 7 Bantul. Jarum jam baru menunjukkan pukul 06.00 WIB, namun dari ruang-ruang belajar telah terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mengalun lembut, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus menggetarkan hati.



    Setiap hari Senin hingga Kamis, kegiatan ekstrakurikuler Tahfiz menjadi pembuka hari bagi siswa kelas tahfiz dan siswa reguler yang berminat. Mushaf terbuka di tangan, bibir komat-kamit mengulang hafalan, dan sesekali terdengar suara pembimbing membetulkan tajwid dengan penuh kesabaran. Pemandangan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah ikhtiar bersama menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia remaja.

    Dalam keheningan pagi, para siswa saling menyimak hafalan teman satu kelompok. Ada yang menunduk khusyuk, ada yang mengulang ayat dengan penuh konsentrasi, dan ada pula yang tersenyum lega setelah berhasil menyetorkan hafalan dengan lancar. Semangat mereka seolah menjadi energi yang menghidupkan pagi di madrasah.

    Isnan Rosyid selaku Koordinator Kegiatan Keagamaan meyakini bahwa waktu pagi adalah saat terbaik untuk menghafal. Pikiran masih segar, suasana masih tenang, dan hati lebih mudah fokus. Tak heran, banyak siswa yang menunjukkan perkembangan hafalan yang signifikan berkat konsistensi program ini. Yang lebih penting lagi kegiatan Tahfiz juga membentuk karakter. Disiplin hadir tepat waktu, kesabaran dalam mengulang ayat, serta kebersamaan dalam saling menyimak menjadi pelajaran berharga yang tidak tertulis di buku pelajaran mana pun.

    Hidayat selaku Kepala Madrasah MTsN 7 Bantul, program Tahfiz pagi bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, melainkan bagian dari identitas madrasah untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Dari pagi-pagi yang penuh lantunan ayat inilah harapan besar itu terus tumbuh, hari demi hari.(susi)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728